logo


Pengamat: Isu Reshuffle Muncul Karena Ada Partai Pendukung Pemerintah Main Dua Kaki

Ray menilai, sikap PAN yang baru-baru ini masuk ke kubu partai pemerintah, tidak konsisten

27 April 2017 06:24 WIB

Pengamat politik Ray Rangkuti.
Pengamat politik Ray Rangkuti. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti, turut angkat suara terkait isu reshuffle Kabinet Kerja Jilid III yang menyeruak belakangan ini.

Dikatakan Ray, salah satu alasan munculnya isu tersebut diduga karena ada partai pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla yang bermain dua kaki.

"Bukan menterinya yang di-reshuffle, tapi partainya yang di-reshuffle, seperti PAN, yang seolah bermain dua kaki dalam kabinet," ungkap Ray dalam diskusi bertema 'Reshuffle Jilid 3: Konsolidasi Terakhir' di D'Hotel, Jl. Sultan Agung, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (26/4).


JK Belum Komunikasi dengan Jokowi Terkait Reshuffle

Ray menilai, sikap PAN yang baru-baru ini masuk ke kubu partai pemerintah, tidak konsisten. Pasalnya, kata Ray, dalam beberapa kesempatan, Ketua Umum PAN yakni Zulkifli Hasan, kerap berseberangan dengan pemerintah, termasuk saat Fraksi PAN DPR ikut menginisiasi hak angket untuk pemerintah terkait 'Ahok Gate'.

"Baru masuk koalisi kalau pas kekuasaan oke, tapi kalau jatuh nggak, itu terlihat pada peristiwa 411, 212, dan hak angket, PAN ikut menginisiasi," tukas Ray, seperti diwartakan detikcom.

Sebelumnya, Presiden Jokowi juga sudah angkat bicara soal isu reshuffle yang menyeruak akhir-akhir ini. Jokowi lantas menegaskan bahwa ia tidak akan melakukan perombakan kabinet dalam waktu dekat.

"Tidak ada. Hari ini tidak ada reshuffle. Minggu ini enggak ada. Bulan ini juga enggak ada," ucap Presiden, di Purwakarta, Selasa (25/4) lalu.

 

Presiden: Tidak Ada Reshuffle!

Halaman: 
Penulis : Riana