logo


Sidang e-KTP Hari Ini, Keponakan Setnov Bakal Bersaksi

Perusahaan milik Irvan menjadi salah satu konsorsium yang mengikuti lelang proyek e-KTP

27 April 2017 02:58 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengadilan Tipikor DKI Jakarta hari ini, Kamis, tanggal 27 April 2017, akan melanjutkan persidangan kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. Menurut pejabat humas PN Tipikor Jakarta, Johannes Priyatna, agenda sidang kali ini bakal menghadirkan 10 orang saksi. 

Berikut 10 nama saksi yang dipanggil pada sidang kasus korupsi e-KTP hari ini:

1. Olly Dondokambey (mantan anggota Komisi II DPR)


Setya Novanto Akui Kenal Andi, Tersangka Kasus E-KTP

2. Mahmud (PNS di Ditjen Dukcapil Kemendagri)

3. Henry Manik (PNS Staf Tata Usaha Direktorat Catatan Sipil Ditjen Dukcapil Kemendagri)

4. Toto Prasetyo (PNS di Ditjen Dukcapil Kemendagri)

5. Djoko Kartiko Krisno (mantan Kasubbag Data dan Informasi Bagian Perencanaan Sesditjen Dukcapil Kemendagri) 

6. Mayus Bangun (Manager Government Public Sector I di PT Astra Graphia)

7. Evi Andi Noor Halim (swasta)

8. E.P Yulianto (perwakilan dari PT Sandipala Arthaputra)

9. Irvan Hendra Pambudi (Direktur PT Murakabi Sejahtera)

10. Mudji Rachmat Kurniawan (dari PT Softob Technology Indonesia)

Salah satu saksi yang cukup menarik perhatian dalam sidang kali ini adalah keponakan Ketua DPR RI Setya Novanto, yaitu Irvan Hendra Pambudi. Sebenarnya pemilik PT Murakabi Sejahtera ini pernah dipanggil dalam sidang sebelumnya, namun Irvan tidak hadir. Dalam surat dakwaan, PT Murakabi Sehahtera sendiri menjadi salah satu konsorsium yang mengikuti lelang proyek e-KTP.

Diketahui, menurut salah satu saksi yang dihadirkan dalam persidangan sebelumnya, yakni Jimmy Iskandar Tedjasusila alias Bobby, Irvan pernah berbicara dengan dirinya bahwa biaya yang akan dikeluarkan terkait proyek e-KTP sangat besar.

"Irvan sempat bicara biaya besar banget. Saya tanya berapa besar, 7 persen kata dia. Dia bilang buat Senayan," kata Bobby kepada jaksa KPK.

Sedangkan menurut saksi lainnya, yakni Johanes Richard Tanjaya, biaya 7 persen yang disebut Irvan kepada Bobby tersebut adalah bagian untuk Setya Novanto dalam proyek e-KTP.

Setya Novanto Disebut Terima 7 Persen dari Proyek E-KTP

Halaman: 
Penulis : Riana