logo


Dilepaskan, Dua Orang Pengintai Novel Baswedan Itu Ternyata...

Keduanya rupanya tidak memiliki kaitan dengan teror terhadap Novel Baswedan

27 April 2017 01:06 WIB

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan menjenguk penyidik KPK Novel Baswedan di Rumah Sakit Mitra, Kelapa Gading
Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan menjenguk penyidik KPK Novel Baswedan di Rumah Sakit Mitra, Kelapa Gading Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kasus penyiraman menggunakan air keras yang mendera penyidik senior KPK, Novel Baswedan, kini memasuki babak baru, meski masih terbilang 'abu-abu'.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Mochamad Iriawan, menuturkan, beberapa waktu lalu pihaknya sempat menangkap dua orang berinisial H dan M. Kedua orang tersebut diamankan setelah penyidik memperoleh bukti berupa foto-foto mereka saat berada di sekitar kediaman Novel, di Perumahan Bank Bumi Daya, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

"Kami dapat foto itu udah lama," ungkap Iriawan di Polda Metro Jaya, Rabu (26/4).


Penyerangan Novel Baswedan adalah Jendela Penghancuran KPK yang Sistemik

Namun, setelah diperiksa, ternyata keduanya rupanya tidak memiliki kaitan dengan teror terhadap Novel. Kata Iriawan, dua pria tersebut ternyata merupakan informan Polisi.

Menaksir Biaya Karangan Bunga untuk Ahok, Fadli Zon: Bisa Buat Anak Yatim

"Dua orang tersebut adalah berkaitan dengan salah satu cepu atau mata-mata unit Ranmor. Kita dapet foto itu udah lama tapi tidak ada kaitannya," ujar Iriawan.

Ahok Disambut Warga dan Karangan Bunga, Ratna Sarumpaet: Never Ending Drama

Karena dianggap tidak terbukti sebagai pelaku penyerangan Novel, akhirnya polisi kembali melepas M dan H.

"Dua orang yang kami tangkap kemarin akhirnya kami lepaskan kembali karena tidak ada kaitannya," kata Iriawan.

Sebut Ahok Pasti Terpidana, Warganet Malah Sarankan Dhani Agar Bayar Utang

Kemudian, dari 16 saksi yang telah diperiksa, Iriawan menyebutkan belum bisa menemukan titik terang ciri-ciri pelaku, pasalnya insiden itu terjadi saat masih dalam keadaan gelap sehingga saksi tidak ada yang melihat dengan jelas.

Dikabarkan Akan 'Digeser' Anies-Sandi, Begini Reaksi Saefullah

Selain memeriksa saksi-saksi, polisi juga telah melakukan pemeriksaan lokasi-lokasi tempat cairan asam sulfat H2SO4 bisa dibeli.

"Ternyata tokonya banyak di Jakarta yang jual itu. Tidak bisa satu per satu," papar Iriawan.

Perkembangan Penyelidikan Insiden Air Keras Novel Baswedan

Halaman: 
Penulis : Riana
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex