logo


Bau Mulut? Ini Tips Menjaga Bau Mulut Saat Puasa

Menjaga bau mulut sangat dianjurkan saat berpuasa karena kelenjar ludah tidak memproduksi air ludah yang cukup sehingga bau mulut menjadi permalasahan

26 April 2017 15:10 WIB

Ilustrasi bau mulut.
Ilustrasi bau mulut. shutterstock

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Bulan Ramadhan tak lama lagi akan kembali mendatangi kita. Bulan Ramadhan ditunggu-tunggu oleh umat Islam di seluruh dunia. Mereka berbondong-bondong menunaikan kewajiban berpuasa, sebagai wujud kepatuhan terhadap perintah Allah.

 Saat berpuasa, umat Muslim tidak makan dan minum dari setelah sahur hingga menjelang berbuka puasa. Meskipun aktivitas ini adalah sesuatu yang sangat suci bagi umat Muslim, muncul keluhan berkaitan dengan bau mulut atau bau nafas. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut halitosis.

Berpuasa dan munculnya bau mulut) berkaitan erat karena keringnya mulut selama berpuasa. Kelenjar ludah tidak memproduksi air liur dalam jumlah cukup yang dapat menjaga nafas tetap segar. Bau nafas adalah hal yang sebenarnya normal bagi seseorang yang berpuasa.


Paul Pogba, Pesepakbola Termahal yang Tak Lupa Puasa dan Berzakat

Dari kolomsehat.com, Ada beberapa cara untuk menjaga nafas tetap segar saat berpuasa tanpa harus melanggar aturan berpuasa:

1. Tetap sikat gigi seperti biasanya.

Sikat gigi dilakukan setelah makan sahur dan lakukan dengan baik untuk memastikan tidak ada sisa makanan yang tertinggal di mulut. Anda bisa melakukannya saat berpuasa. asal tidak ada yang tertelan. Pada saat sahur, usahakan untuk minum air setidaknya 2 – 3 gelas. Minum banyak air dapat menghindarkan bau mulut selama berpuasa yang disebabkan oleh keringnya mulut. Minum banyak air juga akan menjaga tubuh tetap segar dan menghindarkan dehidrasi.

2. Berkumur

Berkumur terbukti membantu membersihkan mulut. Saat berwudlu sebelum sholat, berkumurlah dengan benar. Ini untuk membersihkan kotoran-kotoran dan bakteri di dalam mulut khususnya di sela-sela gigi. Sebagai tambahan, anda dapat menggunakan mouthwash (obat kumur) yang tidak mengandung alkohol. Alkohol tentu saja dilarang dan efeknya justru akan memperkering mulut. Pastikan anda tidak menelannya saat berkumur.

3. konsumsi teh hijau pada saat sahur dan berbuka.

Teh hijau mengandung zat aktif yang disebut catechin yang dapat membunuh bakteri di mulut, dan menghapus gula dari plak dan menghilangkan bakteri yang menyebabkan bau mulut. Teh bunga lavender juga terkenal mampu mengendalikan dan membunuh bakteri penyebab bau mulut.

 Aktivitas membersihkan mulut dengan berbagai cara tetap harus dilakukan sama seperti kondisi normalnya. Tidak ada alasan untuk tidak membersihkan mulut saat berpuasa. Memperhatikan porsi makan dan jenis makanan adalah hal penting karena hal ini juga berpengaruh terhadap kesehatan perut dan mulut.

Pemerintah Minta Komitmen Pelaku Importir Jaga Pasokan Daging Menjelang Puasa dan Lebaran

Halaman: 
Penulis : Ellectrananda Anugerah Ash-shidiqq