logo


Akan Digusur, Warga Minta Jokowi Lakukan Mediasi

Ratusan warga blokir akses jalan di Manggarai lantaran akan digusur

26 April 2017 14:18 WIB

Warga RW 12 Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, menutup akses menuju permukiman mereka di Jalan Sahardjo 1 karena akan ditertibkan PT KAI, Rabu (26/4/2017).
Warga RW 12 Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, menutup akses menuju permukiman mereka di Jalan Sahardjo 1 karena akan ditertibkan PT KAI, Rabu (26/4/2017). Dok. Kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ratusan warga Manggarai RW 12 memblokir jalan masuk ke kampung mereka lantaran akan digusur oleh PT KAI pada Rabu, tanggal 26 April 2017.

Dalam kejadian ini, anggota divisi hukum PHBI, Nasrul Dongoran, ikut angkat bicara. Menurutnya warga tidak mau dimediasi dengan pihak Kepolisian lantaran mereka tidak mempunyai kewenangan.

"Yang berwenang itu Komnas HAM atau setidaknya Ombudsman," ujarnya.


Jokowi Kagum Lihat Air Mancur di Purwakarta

Sementara itu, masyarakat setempat juga meminta Presiden Jokowi untuk melakukan mediasi karena mereka menilai bahwa tanah yang menjadi sengketa merupakan milik Pemerintah Pusat, bukan milik perusahaan BUMN PT KAI.

"Kita berpesan nih pada Jokowi, Presiden yang kemudian mediasi kami karena ini proyeknya Presiden bukan KAI. KAI itu perusahaan," jelasnya.

PT KAI telah bertemu dengan warga yang dimediasi aparat keamanan seperti TNI dan Polri namun belum mencapai kesepakatan antar keduanya.

Presiden Jokowi Minta Jajarannya Pandai Menentukan Fokus dalam Bekerja

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari