logo


Reaksi Anies Saat Mengetahui di Kalijodo Banyak Preman

Anies mengaku belum bisa berbuat banyak, pasalnya ia sendiri saat ini belum dilantik menjadi gubernur

26 April 2017 03:49 WIB

Skate park di RPTRA Kalijodo, Jakarta Utara.
Skate park di RPTRA Kalijodo, Jakarta Utara. Jitunews/citra fitri mardiana

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan, turut menanggapi soal maraknya pedagang kaki lima dan aksi oknum tak berwenang atau preman di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo, Jakarta Utara.

Meski mengaku prihatin, namun mantan Mendikbud itu mengaku belum bisa berbuat banyak, pasalnya ia sendiri saat ini belum dilantik menjadi gubernur. Menurut Anies ,tanggung jawab untuk menertibkan kawasan tersebut masih pemerintah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat.

"Gubernurnya udah ganti? Kok bisa ya? Menurut saya, tertibkan saja," tukas Anies di posko pemenangan Anies-Sandiaga Uno, Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (25/4).


Perihal Preman di RPTRA Kalijodo, Ahok: Saya Masih Jadi Gubernur Sampai Oktober!

Anies pun menganggap ini sebagai pelajaran bahwa perubahan yang dilakukan harus terinstitusi, bukan perubahan yang berbasis pada kekuatan pribadi. Dia pun berpesan agar pemerintah daerah segera melakukan penertiban.

"Oleh karena itu kami rasa apapun yang sedang terjadi, kami mohon pemerintah daerah sekarang, ditertibkan. Jadi pilkada nggak ada hubungannya dengan pelaksanaan pemerintahan hari ini. Pemerintahan hari ini jalan terus, pilkada nanti bulan Oktober," kata Anies.

Sebelumnya, Ahok juga mengaku sangat menyayangkan atas kejadian di RPTRA Kalijodo. Ia pun berjanji akan segera melakukan koordinasi dengan pihak yang berwajib untuk menindak tegas para oknum preman yang ditengarai melakukan pungutan parkir liar di kawasan RPTRA.

"Saya rasa mereka kurang ajar saja. Itu preman. Mungkin dipikirnya saya sudah nggak bisa lagi menindak dia. Makanya saya mau minta bantuan kepolisian juga. Mereka (preman) merasa kita udah bukan gubernur lagi. Saya masih (menjabat) sampai 7 Oktober," tegas Ahok di Balai Kota Jakarta, Selasa (25/4).

Ahok: Preman Kalijodo Kurangajar!

Halaman: 
Penulis : Riana