logo


Mentan: Peningkatan Produksi Jagung Nasional Mampu Bendung Laju Impor

Gorontalo sendiri mampu menyuplai 10 ribu ton/hari, yang kemudian dikirim ke seluruh Indonesia.

25 April 2017 13:01 WIB

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. JITUNEWS/Latiko A.D

GORONTALO, JITUNEWS.COM - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan peningkatan produksi jagung nasional saat ini akan mampu membendung laju impor jagung. Hal ini dikatakan Amran saat blusukan ke salah satu gudang jagung milik PT Gorontalo Pangan Lestari, dalam rangka memastikan stok jagung nasional.

"Produksi jgung kita saat ini terus meningkat, maka dengan produksi yang ada akan mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri dan menahan laju impor jagung," demikian Amran dalam keterangan tertulis yang diterima Jitunews.com, Selasa (25/4/2017).

Lebih lanjut, ia mengatakan di Gorontalo sendiri mampu menyuplai 10 ribu ton/hari, yang kemudian dikirim ke seluruh Indonesia.


Pemerintah Terus Optimalkan Produksi Jagung di Provinsi Banten

"Untuk di Gorontalo sendiri ada 10 perusahaan besar, setiap perusahaan menampung hingga 1.000 ton per hari, itu baru satu perusahaan, sementara ada 9 perusahaan. Per hari bisa 10 ribu ton," tuturnya.

Menurutnya, dengan meningkatnya produksi jagung saat ini kebutuhan terhadap jagung di dalam negeri bisa terpenuhi.

Terkait dengan produktivitas jagung di Gorontalo sendiri, Amran optimistis bahwa daerah tersebut akan tetap optimal dalam memproduksi jagung guna mendukung produksi jagung nasional.

"Kita sangat yakin produksi jagung Gorontalo akan terus stabil, guna mendukung peningkatan stok jagung nasional," tukasnya.

Seperti diketahui, hingga saat ini pihak Bulog memiliki cadangan jagung hingga mencapai 140 ribu ton. Total ketersediaan stok tersebut mampu memenuhi kebutuhan jagung nasional.

Pandeglang Siap Dukung Peningkatan Produksi Jagung Nasional

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Nugrahenny Putri Untari