logo


Polisi Temukan Sejumlah Kejanggalan Pada 'Bus Maut' di Puncak

Polisi memastikan kecelakaan itu bukan karena kemiringan jalan jalur puncak, Bogor.

24 April 2017 10:13 WIB

Kecelakaan beruntun di jalur Puncak, Sabtu (22/4/2017).
Kecelakaan beruntun di jalur Puncak, Sabtu (22/4/2017). Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM -Polisi telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di Tanjakan Selarong, Puncak, Bogor, Jawa Barat. Sejumlah kejanggalan ditemukan polisi dalam kejadian kecelakaan maut yang menelan nyawa empat orang korban itu. Antara lain, polisi menemukan kondisi bus penyebab kecelakaan tidak laik jalan. Selain tak laik jalan, polisi juga menduga dokumen kir bus itu palsu.

Kejanggalan lain dalam kecelakaan maut itu adalah sopir bus, Bambang Hernowo (51), tak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Hernowo telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan itu.

"Buku kir tidak berlaku dan diindikasikan palsu. Tidak terdaftar di Tulungagung," kata Kasatlantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama, Minggu (23/4/2017).


Hari Terakhir Dirgantara Expo 2017, Warga Senang Diajak Terbang Gratis

Seperti diketahui, bus pariwisata milik Perusahaan Ottobus (PO) HS Transport nomor polisi AG 7057 UR mengalami rem blong di tanjakan Selarong, Puncak, Bogor, Jawa, Sabtu (22/4/2017). Selain menewaskan empat orang korban, kecelakaan itu telah mencederai sejumlah pengguna jalur itu.

Setelah kejadian, polisi langsung menutup jalur itu secara total untuk keperluan olah TKP.

"Bus rem blong, HS Transport menuju arah bawah dari arah Puncak. Rem blong, situasi jalan licin karena hujan akhirnya menabrak kendaraan dari arah berlawanan di depan maupun dari arah berlawanan," ujar Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading.

Ribuan Umat Buddha Ikuti Dharma Talk

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas