logo


Pengamat : Pemerintah Perlu Tegas Tangani Berita Hoax

Pemerintah dinilai lamban dalam memerangi berita hoax yang beredar di masyarakat. Padahal banyak dampak yang akan terjadi jika berita bohong tidak segera diatasi.

23 April 2017 15:48 WIB

Ilustrasi hoax.
Ilustrasi hoax. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat Media sosial, Heru Sutadi, meminta pemerintah untuk serius dalam menangani masalah berita Hoax di media sosial. Pasalnya berita bohong akan sangat merugikan masyarakat banyak.

“Berita Hoax yang beredar sangat merugikan masyarakat yang setiap harinya aktif di media sosial,” ujar Heru Sutadi saat dihubungi Jitunews.com, Minggu(23/4).

Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa perlu ada peraturan khusus dari pemerintah untuk memberikan batasan-batasan tertentu terhadap penyebaran berita Hoax tersebut.


Lippo Group: Soal Dukung Program DP 0% Hingga Fasilitasi Anies Naik Heli, Hoax!

“Pemerintah perlu bijaksana menyikapi hal ini, orang memiliki kebebasan dalam menggunakan media sosial tetapi harus ada batasan-batasan tertentu, jangan kemudian menjadi liar,” katanya.

Menurutnya pemerintah dalam hal ini Kominfo memiliki kewajiban untuk memberikan batasan di media sosial dalam menyebarkan pemberitaan-pemberitaan.

“Batasan-batasan ini menjadi sangat penting, sehingga berita yang beredar tidak justru menjerumuskan masyarakat,”terangnya.

Ia menyayangkan sikap pemerintah yang dinilai lamban dalam menangani masalah berita bohong di media sosial, menurutnya penyebaran berita Hoax justru sangat rawan di masyarakat. Banyak dampak yang terjadi karena pemberitaan yang tidak sesuai dengan fakta, dimana dengan adanya pemberitaan tertentu membuat orang menjadi semakin radikal, atau pemberitaan lain membuat orang menjadi takut dan cemas, sementara kebenaran dari pemberitaan tersebut masih dipertanyakan.

“Hal-hal seperti ini yang perlu untuk di waspadai oleh pemerintah,” jelasnya.

Menurutnya pembatasan-pembatasan perlu diberikan oleh pemerintah untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Didesak Mengeluarkan Peraturan Terkait Berita Hoax, Rudiantara: Tidak Semudah Itu

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Ratna Wilandari