logo


Ahok Tak Akan Tunda Penggusuran Bila Rusun Siap

Program normalisasi sungai tidak boleh berhenti mengingat, masih ada 400 titik banjir di Jakarta yang belum terselesaikan.

21 April 2017 10:42 WIB

Ahok saat meninjau Rusun Rawa Bebek, di Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (18/4).
Ahok saat meninjau Rusun Rawa Bebek, di Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (18/4). Jitunews/Citra Fitri Mardiana

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan dirinya tidak akan menunda penggusuran pemukiman warga yang menghalangi program normalisasi sungai.

Keputusan tersebut akan tetap dijalankan dengan catatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah siap menyediakan Rumah Susun (rusun) sebagai ganti rugi warga korban pembongkaran.

"Tergantung rusunnya siap apa enggak. Kalau rusunnya siap tetap akan kita teruskan normalisasi sungai. Kalau ada rumah susun hari ini siap, juga gusur hari ini," ungkap Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/4).


Jalur Bandung-Garut Macet Parah Akibat Banjir

Menurutnya, program normalisasi sungai tidak boleh berhenti mengingat, masih ada 400 titik banjir di Jakarta yang belum terselesaikan.

"Pokok selama rusunnya siap, pasti ada penertiban karena kita gak mau normalisasi sungai terhenti. Sekarang sudah 50 persen normalisasi Ciliwung," ujarnya.

Lebih lanjut, Ahok optimis Pemprov DKI Jakarta dapat menyelesaikan 2000 unit rusun lagi meski tak bisa dalam waktu dekat. Oleh karena itu dirinya masih akan terus menggenjot pembangunan rusun dan mengawasi perkembangannya hingga akhir masa jabatannya, Oktober 2017 mendatang.

"Kalau lihat dari progress harusnya siap sampai 2000 (unit). Kita lihat ada beberapa yang siap itu kan diundi di tempat lain. Patokan kami rusun siap, (Dinas) PU kita minta (warga) didorong," jelasnya.

Akibat Banjir, Sejumlah Sekolah di Mojokerto Terpaksa Diliburkan

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Syukron Fadillah
 
×
×