logo


Soal Kasus Novel Baswedan, Ruhut: Anies Lah yang Menikmati Itu

Saat ini Novel Baswedan dinilai masyarakat merupakan sosok pahlawan pemberantasan korupsi.

21 April 2017 07:00 WIB

Ruhut Sitompul.
Ruhut Sitompul. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru Bicara Tim Pemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)- Djarot Saiful Hidayat, Ruhut Sitompul menjelaskan alasan suara Ahok-Djarot tergerus saat Pilkada DKI putaran kedua.

Menurutnya, ada sejumlah alasan yang membuat pasangan Anies - Sandi mendapat keuntungan.

Salah satunya, kata Ruhut, adalah adanya kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.


Ramalkan Nasib Ahok, Mbah Mijan: Ada Tempat Baru yang Lebih dari Sekedar Gubernur

"Anies lah yang menikmati itu. Kan sepupu kandung, kata Anies. Jadi dianggap empati lah," tutur Ruhut.

Inilah Tujuh Tanda Jelang Kematian Manusia

Saat ini Novel Baswedan dinilai masyarakat merupakan sosok pahlawan pemberantasan korupsi. 

Selain itu, adanya gerakan wisata Al Maidah juga membuat suara Ahok berkurang. Pasalnya warga Tionghoa menjadi takut untuk mencoblos ke TPS karena faktor keamanan.

"Mereka bilang ada 1,6 juta (orang) menunggu di sekitar Jakarta. Ya, orang takut dong," kata ruhut menambahkan.

Ada Wacana Ibukota Dipindahkan, Ruhut: Anies Bisa Menjadi Gubernur Desa Besar

Seperti diketahui, berdasarkan Real Count KPU, pasangan nomor urut 3 Anies-Sandi mendapat total suara sebesar 3.240.057 suara atau sejumlah 57,95 persen. Sedangkan total suara yang didapatkan Ahok-Djarot sebesar 2.351.141 atau sejumlah 42,05 persen.

Yang Tunggu Rumah DP 0, Ini Kabar Baik dari Sandiaga

Kisah Guru Jadi Pelacur Demi Anak Didiknya

Rencananya, hasil perhitungan ini akan resmi diumumkan usai KPU DKI menyelesaikan perhitungan secara manual.

Fahri Hamzah: Terima Kasih Ahok-Djarot

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan