logo


Anies Anggap Kubu Ahok-Djarot Teman Demokrasi yang Saling Menguatkan

Anies berharap kepada seluruh masyarakat agar tak ada permusuhan yang disebabkan oleh Pilkada

19 April 2017 18:09 WIB

Anies adakan konferensi pers exit poll Pilkada DKI Jakarta di Kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), rabu (19/4).
Anies adakan konferensi pers exit poll Pilkada DKI Jakarta di Kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), rabu (19/4). Khairul Anwar/Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berharap warga Ibu kota memaknai Pilkada sebagai bagian dari proses matangnya demokrasi di Indonesia.

Harapan Anies itu terkait dengan usaha semua pihak baik penyelenggara, relawan, hingga warga untuk menjaga suasana Pilkada DKI putaran kedua berjalan damai dan sejuk.

"Saat ini telah diselesaikan amanah besar yang dibebankan ke warga Jakarta dan alhamdulillah mereka terbukti mampu menunjukkan kematangan demokrasi," ujar Anies dalam konferensi pers exit poll Pilkada DKI Jakarta di Kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (19/4).


Ahok-Djarot Unggul di Kandang FPI

Dalam hal ini, Anies menyadari,  pilkada bukan hanya melibatkan paslon dan pendukung Anies Sandi, tetapi juga pendukung dari kubu Ahok-Djarot. Untuk itu usai pilkada, Anies berharap sebagai bentuk matangnya demokrasi warga Jakarta maka tak ada lagi permusuhan yang disebabkan Pilkada.

"Kami berharap tidak ada permusuhan karena kita adalah lawan bukan musuh," tegas Anies.

Anies juga menegaskan terminologi lawan dan musuh dan alasan dia lebih memilih menganggap kubu sebelah sebagai lawan. Jika lawan maka mereka akan saling menguatkan tidak seperti musuh yang akan terus menjatuhkan.

"Lawan dalam pemilu adalah teman demokrasi, dan Insya Allah persahabatan kami dengan pak Basuki dan Pak Djarot akan jalan terus," ungkapnya.

Anies meyakini jika hal itu dilakukan maka warga Jakarta mampu memperjuangkan persatuan di Jakarta. "Sesudah kompetisi adalah proses kerjasama untuk membangun jakarta," tukasnya.

Ini Pesan Surya Paloh untuk Basuki-Djarot Saat Kalah dalam Versi Hitung Cepat

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Ratna Wilandari