logo


Mengintip Celah Bisnis Breeder Green Iguana

Umur Iguana Hijau apabila dipelihara dengan baik bisa mencapai 15-20 tahun

5 Desember 2014 09:41 WIB

Dari banyaknya jenis Iguana, hanya Iguana Hijau yang paling banyak dikenal sebagai hewan peliharaan. FOTO : ISTIMEWA
Dari banyaknya jenis Iguana, hanya Iguana Hijau yang paling banyak dikenal sebagai hewan peliharaan. FOTO : ISTIMEWA

YOGYAKARTA, JITUNEWS.COM – Siapa yang tak kenal Iguana? Yah, reptile ini banyak diminati dan digemari oleh masyarakat khususnya kalangan generasi muda karena hewan ini berkesan purba dan eksotik. Hal itupun menarik hasrat seorang wanita bernama Ngadilah atau yang akrab disapa Ila, membudidayakan reptile hias, seperti Iguana.

Ila, senang memelihara hewan reptil sejak tahun 1996 bersama suaminya Sutrisno. Awalnya ia dan suami hanya memelihara hewan reptil ular phyton saja, kemudian berkembang dengan menambah jenis reptil hias lain seperti iguana, tokek gecko, kadal, kura-kura, dan lain-lain. Sebelum menekuni usaha reptil hias, Ila bersama suami lebih dulu merintis usaha ternak burung hias seperti cucak rawa, perkutut, kenari dll. Baru pada tahun 2000 ia beralih pada reptil hias. Ila tidak lagi mengembangbiakkan burung hias karena merasa pemeliharaan reptil lebih mudah dan menguntungkan.

“Keuntungan membudidaya reptil hias juga lebih besar daripada burung hias,” ungkapnya. Ila belajar secara otodidak bersama sang suami. Pemahamannya cukup cepat karena kecintaan dan hobi memelihara reptil sejak lama.


Poin Penting dalam Beternak Kelinci di Indonesia

Salah satu jenis Iguana yang dibudidayakan Ila dan suaminya adalah Green Iguana atau Iguana Hijau. Iguana tergolong jenis kadal, umur Iguana Hijau apabila dipelihara dengan baik bisa mencapai 15-20 tahun. Panjang tubuhnya hampir setara dengan komodo, yakni 120-200 cm. Hanya saja, Iguana yang dijual di pasaran umumnya berukuran kecil sekitar 25-50 cm. Bahkan ada yang masih bayi sudah dijual, dengan berat hanya sekitar 12 gram.

Dari banyaknya jenis Iguana, hanya Iguana Hijau yang paling banyak dikenal sebagai hewan peliharaan. Kelebihannya terletak pada penampilannya yang lincah, gesit, dan responsif. Iguana Hijau ini juga jinak dan mudah dalam pemeliharaan. Selain itu dari segi kesehatan, daging Iguana berwarna putih dan empuk seperti ikan. Secara tradisional daging Iguana juga dipercaya mengandung bahan yang bersifat aphrodisiac, yaitu dapat merangsang dan memacu daya seksual.

Green Iguana umumnya berwarna hijau, tapi setelah mereka dewasa, warna tubuhnya berubah menjadi cokelat cenderung orange dengan garis pada ekornya. Pamor Iguana Hijau di Indonesia belakangan ini terus meroket, menyusul maraknya perdagangan reptil-reptil eksotik asal Amerika Latin tersebut.

Ila memperkirakan beberapa waktu ke depan reptil hias akan menjadi primadona hewan peliharaan, karena hingga saat ini permintaan sudah mulai meningkat. Dalam beberapa bulan terakhir, ia menerima banyak permintaan Iguana dan reptil hias lain, namun ia kewalahan karena stoknya tidak bisa memenuhi permintaan tersebut. Dalam memenuhi permintaaan Iguana Hijau, ia bekerja sama dengan pelaku lain yang mempuyai stok lebih dan ia pun terkadang belanja ke perusahaan importir satwa untuk memenuhi permintaan Iguana Hijau.

“Kadang ada permintaan yang ditolak karena saya nggak punya banyak stok reptil hias,” jelasnya.

Dengan banyaknya permintaan reptil hias tersebut, prospek usaha ini terbilang cukup menjanjikan. Terutama dengan harga jual reptil hias yang cukup tinggi mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Ila menyarankan bagi pemula yang tertarik mau beternak reptil hias, untuk menjalaninya dengan kasih sayang lebih kepada hewan reptil peliharaan itu supaya hasilnya maksimal. Sedangkan untuk persaingan menurut Ila belum terlalu ketat karena pelakunya masih sangat sedikit.

 

Prospek Usaha Reptil Hias Berharga Selangit Makin Moncer

Halaman: 
Penulis : Riana