logo


Ahok Tawarkan Solusi Ruko Sekaligus Tempat Tinggal

Nantinya ruko akan ditawarkan kepada penghuni rusun yang menginginkan tempat usaha.

18 April 2017 13:46 WIB

Ahok meninjau Rusun Rawa Bebek, di Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (18/4).
Ahok meninjau Rusun Rawa Bebek, di Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (18/4). Jitunews/Citra Fitri Mardiana

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Konsep baru pembangunan Rumah Susun (Rusun) yang digagas oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), ialah menempatkan hunian warga dengan tempat usaha yang digabung dalam Rumah Toko (Ruko).

Ahok menjelaskan, nantinya ruko akan ditawarkan kepada penghuni rusun yang menginginkan tempat usaha. Ruko yang dibangun akan tersusun rapih menghadap ke jalan. Hal tersebut dimaksudkan untuk menyerap daya beli masyarakat tak hanya dari dalam rusun namun juga dari luar rusun.

"Kita tawarkan ke mereka, terserah maunya gimana. Kami pengennya konsep ke depan, rusun yang kami bangun menghadap ke jalan raya itu adalah ruko, rumah toko. Jadi, yang penghuni rusun yang mau dagang akan tinggal di atas tokonya," ungkap Ahok saat ditemui di Rumah Susun Rawa Bebek Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (18/4/2017).


Warga Mengadu Tidak Dapat Rusun, Ahok Tulis Memo

Dengan demikian, konsep rusun yang baru dibangun tidak memiliki pagar pembatas antara kawasan rusun dengan jalan, melainkan akan dialihkan menjadi ruko.

"Jadi kita ga mau lagi ada pagar, jadi ke depan kayak (rusun) Jatinegara. Kita bongkar pagarnya. Jadi pagarnya adalah toko-toko penghuni rusun. Saya kira ini standar baru," ujarnya.

Kendati demikian, konsep seperti itu dinilainya juga harus mempertimbangkan keberadaan tata letak kawasan, salah satunya tidak melanggar jalur hijau yang ada di areanya.

Warga Bukit Duri Belum Dapat Rusun, Ahok Langsung Tinjau Lokasi

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Nugrahenny Putri Untari
 
×
×