logo


Empat Sikap FPI Terkait Insiden Mobil Terbakar di Cawang

Habib Muchsin menduga ada pihak yang sengaja membuat kisruh jelang Pilkada DKI Jakarta dengan aksi provokasi.

17 April 2017 06:31 WIB

Ketua DPP FPI Muchsin Alatas (kanan) menjelaskan kronologi mobil terbakar di Cawang.
Ketua DPP FPI Muchsin Alatas (kanan) menjelaskan kronologi mobil terbakar di Cawang. detik.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Dewan Perwakilan Daerah FPI DKI Jakarta, Habib Muchsin Alatas, mengatakan, pihaknya mengeluarkan empat sikap atas insiden mobil terbakar di Cawang, Jakarta Timur, selang imam besar FPI, Habib Rizieq Shihab mengisi acara Tabligh Akbar, Sabtu (15/4) malam lalu.

Habib Muchsin menduga ada pihak yang sengaja membuat kisruh jelang Pilkada DKI Jakarta dengan aksi provokasi.

"Jangan terprovokasi dengan semua ini. Saya selaku imam FPI DKI Jakarta meminta masyarakat untuk tenang. Termasuk itu hari ulang tahun saya, dan dapat hadiah ulang tahun bom atau apa itu," tukas Habib Muchsin dalam jumpa persnya di aula Masjid Raya Al-Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (16/4)


FPI Beberkan Ciri-ciri 3 Orang yang diduga Lakukan Pembakaran Mobil

Atas kejadian itu, Front Pembela Islam (FPI) memberikan empat sikap pernyataan tertulis.
1. Mengutuk peledakan mobil yang ditujukan pada jamaah yang sedang Tabligh Akbar bersama Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.

2. Mendesak Polri dan TNI untuk usut tuntas peristiwa tersebut dengan memburu para pelaku dan kejar aktor intelektualnya, hingga penyandang dananya.

3. Umat tetap tenang, waspada dan fokus memenangkan gubernur muslim di DKI Jakarta.

4. Pengawal ulama, jawara, dan umat islam jangan ambil tindakan ini semua. Kita berikan kepada aparat yang berwajib. Kita tunggu hasil dari aparat kepolisian.

Polri: Ledakan Mobil Bukan Teror Kepada FPI, Infonya Konsleting

Halaman: 
Penulis : Riana