logo


Polri Datangkan Personil dari Luar Daerah Untuk Amankan Pilkada DKI Jakarta

Martinus Sitompul menjelaskan bahwa pengamanan Pilkada DKI ditingkatkan jadi status waspada

15 April 2017 14:42 WIB

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Martinus Sitompul.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Martinus Sitompul. Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Mabes Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan pihaknya sudah mendatangkan personil kepolisian dari luar wilayah Jakarta untuk membantu mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta yang akan diselenggarakan pada 19 April 2017 mendatang.

"Kami sudah mendatangkan beberapa personil yang berada di luar Jakarta untuk membantu backup Pilkada DKI Jakarta. Ada objek vital dan ada lokasi tempat pemikiran yang kami pandang perlu untuk dilajutkan pengamanan," ujarnya di bilangan Cikini, Jakarta,Sabtu (15/4).

Martinus menjelaskan pengaman Pilkada DKI Jakarta telah ditingkatkan menjadi statusnya Waspada. Kendati demikian, ditingkatkannya status tersebut hanya berlaku untuk internal Polri.


PDIP Apresiasi Keputusan Partai Demokrat yang Netral dalam Putaran Kedua Pilkada DKI

"Kami tingkatkan jadi waspada. Seluruh personel siap dipanggil sewaktu-waktu, ada sekitar 36 ribu di luar itu. Kami ada di Mabes Polri, penyangga di luar Mabes polri ini kita butuhkan. Tapi status waspada bukan diartikan bahaya. Ini hanya internal jika sewaktu-waktu personil kami dipanggil dan bisa siap," jelasnya.

Selain itu, Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sudah terbangun akan dilakukan riset oleh pihaknya. "Ada 13.034 TPS yang dibangun pilkada putaran kedua," tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Bawaslu, hal ini dilakukan guna menghindari adanya pelanggaran-pelanggaran yang dapat memicu potensi perpecahan dan pelanggaran hukum.

"Dalam hal ini, kami berkomitmen menjaga ini, dan kami tidak memiliki kepentingan apapun," pungkasnya.

Siti Zuhro Harap Isu Bhineka Tunggal Ika Tidak Digunakan dalam Menjelang Putaran Kedua Pilkada DKI Jakarta

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Ratna Wilandari