logo


Ahok Ingin Bebaskan PBB Penghuni Rusun

Ahok tengah mewacanakan perombakan ulang pada rusun-rusun lama yang rata-rata memiliki tinggi hanya lima lantai.

13 April 2017 12:14 WIB

Calon Gubernur no 2, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memberikan jawaban saat debat terakhir Pilgub DKI Jakarta 2017 di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (12/4).
Calon Gubernur no 2, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memberikan jawaban saat debat terakhir Pilgub DKI Jakarta 2017 di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (12/4). Instagram @save.ahok

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berencana akan membebaskan biaya pajak bumi dan bangunan (PBB) bagi penghuni rumah susun di Jakarta.

Hal berbeda justru akan diterapkan Ahok bagi para penghuni perumahan dan rumah-rumah dengan skema horizontal lain. Rencana tersebut menyusul kondisi harga tanah di Jakarta yang saat ini dinilai semakin mahal.

"Kita mulai berlaku nih rumah rusun semua ga bayar. Nanti rumah-rumah yang ke atas bisa ga bayar PBB. Rumah yang di perumahan kena PBB," ungkap Ahok usai melakukan debat di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (13/4).


Jaksa Agung Berikan Penjelasan Penundaan Sidang Ahok

Ahok menilai, skema hunian di kota-kota besar memang telah merambah pada konsep rumah-rumah vertikal seperti rusun atau apartemen. Sehingga diakuinya tidak ada lagi konsep yang tepat selain rusun sebagai fasilitas hunian layak di Jakarta ke depan.

Lebih lanjut, petahana DKI Jakarta tersebut juga tengah mewacanakan perombakan ulang pada rusun-rusun lama yang rata-rata memiliki tinggi hanya lima lantai.

"Kita akan bongkar, semua yang 5 lantai yang bocor-bocor. Semua kita akan bongkar, mau bangun 20 lantai," jelasnya.

Ini Penjelasan Lengkap Ahok tentang Strategi Pembahasan APBD DKI dengan DPRD

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Vicky Anggriawan