logo


Ingin Langsung Kerja Setelah Kuliah? Ini Dia Tempatnya...

Politeknik ATMI Solo menerapkan kurikulum 70% praktik dan 30% teori

13 April 2017 10:55 WIB

Mahasiswa Sedang Praktik di Laboratorium Politeknik ATMI SOLO
Mahasiswa Sedang Praktik di Laboratorium Politeknik ATMI SOLO Ellectrananda Anugerah Ash-shidiqqi

Solo, JITUNEWS.COM - Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dalam beberapa kesempatan mengklaim angka pengangguran di Indonesia pada tahun 2016 menunjukkan tren yang menurun. Ia menjelaskan, tiga permasalahan utama Indonesia yakni kemiskinan, ketimpangan sosial dan pengangguran mengalami penurunan. "Kemiskinan dari 11,1 persen jadi 10,8 ketimpangan sosial dari 0,41 jadi 0,39, dan pengangguran turun dari 5,6 persen jadi 5,18 dari total seluruh penduduk di Indonesia," jelas Hanif.

Hanif Dhakiri juga menilai pendidikan vokasi dinilainya menjadi solusi dari pendidikan formal yang dinilai belum match dengan permintaan pasar kerja. Hal itu bisa dilihat dari jumlah guru pengampu mapel Agama atau Kewarganegaraan atau yang biasa disebut dengan guru normatif di level SMK.


Fasilitasi Pencari Kerja, Politeknik ATMI St Mikael Gelar Bursa Kerja

Di Kota Solo, Politeknik ATMI Surakarta adalah institusi pendidikan tinggi yang berkonsentrasi pada pendidikan vokasi atau kejuruan.

Wakil Direktur bidang Kerjasama Politeknik ATMI Surakarta, F.X Suryadi mengatakan pihaknya berani mengkalim bahwa seluruh sekitar 90% alumni dari ATMI telah terserap dalam dunia industri sedangkan sisanya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Para alumni Politeknik ATMI-Kolese Mikael sudah diakui kualitasnya dalam ketrampilan teknis mereka, tetapi juga disegani karena sikap, moralitas, dan integritas dalam cara bertindak mereka sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa sistem pendidikan kejuruan yang baik di Polilteknik ATMI Surakarta telah lama diakui oleh pemerintah, dunia industri, maupun masyarakat luas. Dia mengatakan saat ini, Politeknik ATMI Surakarta memiliki beberapa program studi jenjang Diploma 3 dan jenjang Diploma 4, yakni Teknik Mesin Industri, Teknik Mekatronika, serta Teknik Perancangan Mekanik dan Mesin.

Suryadi juga mengatakan setiap mahasiswa di ATMI pada masa perkuliahan telah ditanamkan dan dikenalkan budaya di industri. “Pada tahun pertama mahasiswa akan diarahkan untuk mengenal kualitas produk, kami menyebutnya seabgai sense of quality pada tahun kedua akan diarahkan untuk efisensi atau sense of efisiency  dan pada tingkat 3 dan 4 akan diarahkan untuk inovasi produk”,jelas Suryadi.

Beberapa waktu yang lalu, Politeknik ATMI mendapatkan apresiasi dari Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Sri Adiningsih dan Menristekdikti M. Nasir atas kurikulum pendidikan vokasi yang dijalankan di Politeknik ATMI.

Tingkatkan Kualitas, UNSA Adakan Pelatihan Bahasa Inggris

Halaman: 
Penulis : Ellectrananda Anugerah Ash-shidiqq