logo


Banjir Bandang di Aceh Paksa Ribuan Warga Mengungsi

Dua orang meninggal dunia dan ribuan lainnya terpaksa mengungsi akibat banjir bandang yang melanda wilayah Aceh Tenggara, Selasa (11/4/2017) sore.

13 April 2017 10:15 WIB

Alat Berat Bersihkan Lumpur Banjir Bandang di Aceh Tenggara.
Alat Berat Bersihkan Lumpur Banjir Bandang di Aceh Tenggara. Twitter @infobencana

KUTACANE, JITUNEWS.COM - Dua orang meninggal dunia dan ribuan lainnya terpaksa mengungsi akibat banjir bandang yang melanda wilayah Aceh Tenggara, Selasa (11/4/2017) sore.

Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Aceh Tenggara, Irwan, mengatakan korban banjir bandang telah melampaui angka 2000-an dan tersebar di lima desa. Akibatnya, mereka yang menjadi korban terpaksa meninggalkan rumahnya untuk sementara waktu. 

"Hingga kemarin, terdapat 2.467 jiwa atau 648 kepala keluarga menjadi korban di lima desa di Kecamatan Lawe Sigala-gala," kata Irwan di Kutacane, Kamis (13/4).


18 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa Bumi di Aceh

Irwan pun tak lupa memberikan detail terkait jumlah korban di masing-masing desa. Di Desa Lawe Sigala Timur, total korban mencapai 900 orang, Desa Lawe Tua Gabungan sebanyak 608 orang, Desa Lawe Tua Persatuan 568 orang, Desa Kayu Belin 220 orang, dan di Desa Lawe Sigala Barat 180 orang.

Sementara itu, korban jiwa yang tidak selamat berjumlah dua orang, yakni Orlina Boru Sitorus (86) dan Terang Sitanggang (1,5). Dilansir Serambinews, Terang Sitanggang ditemukan tidak bernyawa lantaran tertimbun material banjir. Diketahui, korban terlepas dari genggaman ibunya ketika keduanya sedang berusaha menyelamatkan diri.

Banjir bandang yang menyerang wilayah Aceh Tenggara tersebut terjadi akibat luapan air dari ekosistem Gunung Leuser.

Akibat Banjir, Sejumlah Sekolah di Mojokerto Terpaksa Diliburkan

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari