logo


Dakwaan Tak Bisa Dibuktikan, Tim Kuasa Hukum Ahok: JPU Jangan Ragu Tuntut Bebas

Humphrey meyakini, unsur politik dalam kasus ini memang sangat kental

12 April 2017 15:44 WIB

Wakil Ketua PPP Kubu Djan Faridz, Humprhey Djemat
Wakil Ketua PPP Kubu Djan Faridz, Humprhey Djemat berita satu

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Merasa tidak ada dakwaan yang dapat dibuktikan dalam persidangan, Tim Kuasa Hukum terdakwa kasus dugaan penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) justru meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak perlu ragu untuk menuntut bebas kliennya.

Anggota tim kuasa hukum Ahok, Humphrey Djematt, mengatakan, dakwaan jaksa berupa pasal 156 dan 156a menyebutkan adanya unsur kesengajaan yang menjadi dasar tindakan Ahok saat menyinggung Surat Al Maidah ayat 51 dalam pidatonya di Kepulauan Seribu.

Sementara itu, Humphrey membantah adanya unsur kesengajaan tersebut. Hal itu didukung oleh tidak adanya niat dari Ahok untuk menodai agama islam. Di samping itu, saksi yang dihadirkan JPU justru saksi yang tidak berada pada saat kejadian secara langsung.


Begini Strategi Tim Kuasa Hukum Ahok Mendekati Akhir Persidangan

"Nah, unsur kesengajaan ini yang menurut hemat saya tidak bisa dibuktikan jaksa. Apakah Pak Ahok punya niat? belum tentu. Karena saksi yang dihadirkan jaksa bukan saksi langsung. Bahkan saksi kami dari warga Kepulauan Seribu menyatakan, yang ribut hanya orang kota saja," ungkap Humphrey kepada wartawan di Rumah Cemara, Jakarta Pusat, Rabu (12/4).

Humphrey meyakini, unsur politik dalam kasus ini memang sangat kental. Terlebih seluruh pelapor merupakan pihak-pihak yang memiliki latar belakang kontra dengan Ahok. Seperti halnya pelapor yang tercatat pada keanggotaan Front Pembela Islam (FPI) atau kelompok radikal lain dan sebagian yang berafiliasi dengan salah satunya.

"Kami melihat ada keseragaman berpikir untuk menjebloskan Ahok. Karena hampir semua saksi cuma melihat video Ahok dengan durasi hanya 13 detik. Jadi kalau kita bandingkan dengan saksi fakta kita, bedanya seperti bumi dengan langit," terang Humphrey.

Tim Kuasa Hukum Ahok Tayangkan Video Rizieq yang Juga Menyinggung Agama Lain

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Riana