logo


Kementan Akui Keberhasilan Sektor Pertanian Tak Lepas dari Peran THL-TBPP dan PPL

Amran juga menjelaskan peningkatan produksi pada sejumlah komoditas strategis yang menurutnya saat ini sudah mulai meningkat dari tahun ke tahun.

12 April 2017 14:25 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman ketika hadir dalam acara penyerahkan sertifikat formasi hasil Seleksi  Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) penyuluh pertanian di Alun-alun Bung Karno, Ungaran, Semarang (11/4).
Mentan Andi Amran Sulaiman ketika hadir dalam acara penyerahkan sertifikat formasi hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) penyuluh pertanian di Alun-alun Bung Karno, Ungaran, Semarang (11/4). Pertanian.go.id

SEMARANG, JITUNEWS.COM - Menteri Pertanaian (Mentan) Amran Sulaiman mengakui keberhasilan yang terjadi di sektor pertanian saat ini tidak terlepas dari peran Tenaga Harian Lepas TB Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

"Keberhasilan di sektor pertanian saat ini berkat kerja keras dari semua pihak termasuk peran dari THL-TBPP dan PPL," kata Amran di Semarang, Rabu (12/4/2017).

Lebih lanjut Amran menegaskan keberhasilan yang diraih Indonesia di sektor pertanian saat ini berhasil meningkatkan produksi pangan strategis dan peningkatan pendapatan para petani. Selain itu, menurutnya bukti adanya peningkatan di sektor pertanian juga teruji ketika Indonesia mampu melewati ancaman peristiwa El Nino 2015 dan La Nina 2016.

"Keberhasilan beradaptasi terhadap kedua peristiwa tersebut, di tahun 2016 tidak ada paceklik sehingga produksi pangan meningkat, impor pangan menurun bahkan tidak ada impor," katanya.

Amran juga menjelaskan peningkatan produksi pada sejumlah komoditas strategis yang menurutnya saat ini sudah mulai meningkat dari tahun ke tahun.

"Produksi padi selama dua tahun yakni 2015 hingga 2016 naik 11 persen, jagung naik 21,8 persen, cabai naik 2,3 persen, dan bawang merah naik 11,3 persen. Kemudian, tidak ada impor beras, ekspor beras naik 43,7 persen, impor jagung turun 66,6 persen dan impor bawang merah turun 93 persen," tukasnya.

Ketua PKK Serukan Agar Kader Merespon Positif Program GERTAM Cabai Kementan

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Nugrahenny Putri Untari