logo


Persidangan Diundur, Tim Kuasa Hukum Ahok: Tidak Ada Rekayasa

Persidangan dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama di undur lantaran JPU belum siap bacakan tuntutan

12 April 2017 14:09 WIB

Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat menjalani persidangan Lanjutan dugaan penistaan agama di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (24/1).
Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat menjalani persidangan Lanjutan dugaan penistaan agama di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (24/1). Foto/liputan6.com-Pool/Faizal Fanani

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tim kuasa hukum terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membantah pengunduran jadwal sidang ke-18 kasus dugaan penodaan agama yang sedianya dilaksanakan kemarin, lantaran rekayasa politik yang menguntungkan pihaknya.

Sebelumnya agenda sidang yang berupa mendengarkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terpaksa diundur dengan pertimbangan berkas tuntutan JPU yang belum siap dibacakan. Hingga akhirnya majelis hakim terpaksa mengundur jadwal sidang sampai 20 April 2017 mendatang.

"Kalau nanti ada isu untuk pemanfaatan Basuki itu salah. Pak Basuki tidak punya keuntungan apa-apa, tidak ada rekayasa politik," ungkap anggota tim kuasa hukum Ahok, I Wayan Sudirta, di Rumah Cemara, Jakarta Pusat, Rabu (12/4).


Kata Amien Rais, Kalau Ahok Curang, Maka Akan Ada..

Menurutnya, terhadap pengunduran sidang Ahok, terdapat pro kontra dari berbagai pihak. Termasuk kecurigaan adanya skenario yang dijalankan dalam pengunduran sidang tersebut untuk keuntungan pihaknya.

"Kalau bicara rekayasa politik justru pak basuki yang di rekayasa karena calon-calon lain gak berani bersaing secara sehat melalui program, maka pak basuki dijerat oleh kasus-kasus," ujarnya.

Padahal diakuinya, tim kuasa hukum Ahok justru menginginkan jadwal sidang dijalankan sesuai rencana, dengan pertimbangan guna menjaga suasana bulan ramadhan.

"Sebaliknya dari pengacara Pak Basuki menyatakan, yang mengusulkan jadwal yang ditetapkan majelis kenapa minggu depan yakni dengan maksud pengacara Pak Basuki agar suasana bulan ramadhan tidak terganggu. Ada jarak," katanya.

Sidang Putusan Ahok Ditunda, Novel FPI: Jaksa Mati Angin!

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Ratna Wilandari