logo


Roy Suryo: Insiden Novel Baswedan Dikhawatirkan dapat Mempengaruhi Anggotanya yang Sedang Tangani Kasus Korupsi E-KTP

Roy Suryo berharap pelaku tindakan penyiraman air raksa yang dilakukan kepada Novel Baswedan segera ditangkap oleh aparat kepolisian

11 April 2017 18:19 WIB

Roy Suryo
Roy Suryo Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politisi Partai Demokrat, Roy Suryo berharap pelaku tindakan penyiraman air raksa yang dilakukan kepada penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan segera ditangkap oleh aparat kepolisian.

Diketahui Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, mengalami tindakan intimidasi fisik pada hari Selasa (11/4) usai menunaikan salat Subuh di sebuah Masjid yang tak jauh dari rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dua orang tak dikenal tiba-tiba datang menghampiri Novel dan menyiramkan air keras ke wajah Novel.

"Saya selaku pribadi kenal dengan yang bersangkutan, semoga segera baik dan pelakunya cepat kena karena ini akan sangat berpengaruh," ujarnya di Gedung DPR RI Jakarta, Selasa (11/4).


Ahmad Basarah: Kapolri Harus Instruksikan Jajarannya untuk Usut Tuntas Insiden Novel Baswedan

Roy mengungkapkan Novel adalah sosok yang memiliki mental sangat kuat, namun dengan peristiwa ini dikhawatirkan dapat mempengaruhi anggotanya yang saat ini sedang menangani kasus dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (E-KTP) yang telah menyeret nama-nama besar, seperti nama Ketua DPR RI, Setya Novanto.

"Dari perspektif politik saya melihat peristiwa ini berusaha untuk melemahkan KPK. Apakah itu terkait dengan peristiwa besar yang saat ini sedang ditanganinya, kebetulan dia kan ketua penyidik untuk kasus E-KTP. Ini sangat mungkin terjadi," tuturnya.

Mantan Menpora ini juga menilai peristiwa penyiraman air raksa kepada perwira lulusan Akpol 1998 itu juga bisa dikaitkan dengan pengalihan isu kasus sidang Ahok yang ditunda oleh jaksa penuntut umum.

"Saya tidak suka suudzon, mungkin saja, menurut saya bisa saja terjadi, tapi yang jelas moga moga cepat sembuh. Meski tidak ada cctv ditempat itu tapi moga-moga bisa ketahuan," tutupnya.

 

Bambang Widjojanto Beri Dukungan untuk KPK dan Novel Baswedan

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata