logo


Bambang Ungkapkan Kriteria Ibu Kota Pengganti Jakarta

"Kemungkinan bencana alam kecil," ungkap Bambang Brodjonegoro

11 April 2017 16:24 WIB

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Rencana pemindahan ibu kota ke luar Jawa sedang dikaji oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengungkapkan beberapa kriteria dari pemerintah untuk mengganti ibu kota negara nantinya.   

Salah satu kriteria yang ditetapkan adalah daerah tersebut tidak rawan terjadi bencana alam. "Kemungkinan bencana alam kecil," ungkap Bambang Brodjonegoro, Selasa (11/4). 

Selain dari segi alam yang mendukung, yaitu minim dari resiko bencana alam, kriteria kedua yang diinginkan pemerintah yakni ketersediaan tanah milik negara yang besar. Ketersediaan tanah yang besar diperlukan untuk membangun fasilitas pemerintahan. 


Soal Ibu Kota Pindah Juni 2020, Mendagri: Tidak Benar

"Harus ada ketersediaan tanah yang dikuasai oleh negara dan statusnya free and clear, agar tidak ada pembebasan tanah lagi," imbuhnya. 

Bambang menegaskan bahwa kota yang dipilih sebagai pengganti Jakarta berada di luar Jawa. Hal ini dilakukan agar bisa memicu bergeraknya perekonomian di kota yang baru dan juga wilayah sekitarnya.

Fadli Zon: Jangan Sampai Indonesia Menjadi Republik Cukong

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata