logo


Insiden Novel, Romo Syafi'i: Polisi Harus Tampil Hebat Seperti Saat Pidanakan Ulama

Ia berharap aparat kepolisian dapat bergerak cepat menyelidiki insiden tersebut.

11 April 2017 13:48 WIB

Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafi\'i.
Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafi'i. Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafi'i, meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas insiden penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

Ia berharap aparat kepolisian dapat bergerak cepat menyelidiki insiden tersebut dan segera mempidanakan pelaku penyiraman air keras terhadap perwira polisi lulusan Akabri 1998 tersebut seperti saat kepolisian mempidanakan para ulama.

"Ya itu kan tindak pidana kalau memang polisi bisa sehebat tampilan mempidanakan para ulama. Saya kira ini sangat mudah mencari siapa pelakunya dan di proses secara hukum," ujarnya di Jakarta, Selasa (11/4/2017).


Gawat, M Syafii Sebut Harusnya Jokowi Ganti Tito, Mengapa?

Saat disinggung apakah insiden ini berkaitan dengan kasus dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) yang saat ini sedang ditangani KPK, pria yang akrab disapa Romo ini mengatakan dirinya tidak mau berandai-andai, karena hal tersebut haris dibuktikan terlebih dahulu.

"Itu kan mesti harus dibuktikan makanya polisi harus bekerja keras," tutup Romo.

Sebelumnya, diketahui Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, mengalami tindakan intimidasi fisik pada hari Selasa (11/4) usai menunaikan salat subuh di sebuah masjid yang tak jauh dari rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Begini Tanggapan Johan Budi Soal Kasus Teror Novel Baswedan

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugrahenny Putri Untari