logo


Mentan Sebut GERTAM Mampu Menurunkan Harga Cabai

Mentan mengatakan dari hasil pantauan tim Kementan di pasar Induk Kramat Jati, harga cabai saat ini berkisar Rp 36.000 hingga Rp 40.000 per kg.

11 April 2017 09:35 WIB

Menurut Mentan RI Ir. Andi Amran Sulaiman, saat ini Bulog kekurangan gudang untuk dijadikan tempat penyimpanan gabah saat musim panen tiba.
Menurut Mentan RI Ir. Andi Amran Sulaiman, saat ini Bulog kekurangan gudang untuk dijadikan tempat penyimpanan gabah saat musim panen tiba. Puspen TNI

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa Gerakan Tanam cabai (GERTAM cabai) mampu menurunkan harga cabai di tanah air.

"Saya sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas kerja keras yang telah ditunjukkan oleh para wanita yang dalam hal ini terkoordinasi dibawah naungan Tim Penggerak PKK, IWAPI, Muslimat NU dan semua organisasi kewanitaan lainnya sehingga apa yang telah kita rintis 4 bulan lalu melalui Gerakan Tanam Cabai (GERTAM Cabai) di pekarangan telah berhasil menurunkan harga cabai," demikian kata Amran saat melakukan telekonferensi, Senin(10/4) langsung dengan Tim Penggerak PKK di 10 (sepuluh) provinsi meliputi Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara.

Lebih lanjut, Mentan mengatakan dari hasil pantauan tim Kementan di pasar Induk Kramat Jati, harga cabai saat ini berkisar Rp 36.000 hingga Rp 40.000 per kg.


Mentan Syahrul Operasi Pasar Bawang Putih dan Cabai di Solo

"Kisaran harga ini sudah turun dari harga sebelumnya yang cukup tinggi," demikian katanya.

Ia berkomitmen untuk terus melanjutkan program tersebut dan mendorong masyarakat melalui Tim Penggerak PKK, IWAPI, Muslimat NU untuk terus menggelorakan gerakan tanam cabai bersama masyarakat dengan memanfaatkan pekarangan rumah yang ada.

Pasalnya lahan pekarangan memiliki potensi yang sangat besar dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis keluarga. Hanya saja, pemanfaatannya belum dilakukan secara maksimal.

Mayoritas masyarakat masih memanfaatkan lahan pekarangan seadanya saja, padahal jika dioptimalkan lahan pekarangan dapat ditanami beragam jenis tanaman yang dapat memenuhi ketersediaan pangan bagi keluarga.

Agar Distribusi Pupuk Lancar, Kementan Ingatkan Pemda Segera Percepat Realisasi

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Syukron Fadillah