logo


Sabrina, Pelajar Cantik Asal Sampit Jadi Wakil Indonesia dalam Perlombaan Peneliti Muda di Jerman

Penelitian Sabrina dan rekannya Salsabila ternyata mengangkat mengenai tanaman Dayak yang mempu obati penyakit

10 April 2017 16:22 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Dok. Utseus.com

KOTAWARINGIN, JITUNEWS.COM - Salah satu pelajar dari SMAN 1 Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah menorehkan prestasi yang luar biasa membanggakan. Pasalnya, Sabrina dan rekannya Salsabila berhasil mendapatkan penghargaan tingkat nasional dalam perlombaan peneliti muda.

Nantinya, mereka akan menjadi wakil dari Indonesia untuk mengikuti ajang yang sama di negara Jerman. Penelitian yang dilakukan yakni tentang tanaman tradisional orang Dayak yang dapat dijadikan sebagai obat.

"Penelitian kami tentang tanaman khas orang Dayak yang dapat dijadikan obat," ungkap Sabrina.


Kerjasama dengan UNIDO, STP Jakarta Perkuat Kurikulum di Bidang Keberlanjutan, Inovasi & Produktivitas

Selama ini, menurutnya banyak orang yang menganggap bahwa tanaman Dayak memiliki kekuatan mistis tersendiri. Namun pada kenyataannya, justru dapat dijadikan obat.

Tanaman yang dijadikan penelitian itu adalah kulit kayu halaban yang berkhasiat untuk membunuh bakteri penyebab amandel.

Kedua Siswi tersebut rencananya akan berangkat ke Jerman pada tanggal 15 April 2017 mendatang. Sebelum berangkat, keduanya akan diberi pengarahan oleh mentor dari UGM, ITB dan UI.

Prihatin dengan Kesejahteraan Guru PAUD, Anies Baswedan Janjikan Beasiswa

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari