logo


Moeldoko Resmi Jabat Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia

Moeldoko dalam sambutannya mengatakan, kehadiran HKTI harus memberikan harapan baru bagi masyarakat maupun bagi pemerintah.

10 April 2017 10:48 WIB

Jenderal TNI (Purn) Moeldoko memberikan sambutan pada acara Rapimnas HKTI 2017 di Gedung Balai Kartini, Senin (10/4).
Jenderal TNI (Purn) Moeldoko memberikan sambutan pada acara Rapimnas HKTI 2017 di Gedung Balai Kartini, Senin (10/4). Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Jenderal TNI (Purn) Moeldoko resmi menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Acara pengukuhan tersebut dilaksanakan di di Gedung Balai Kartini, Senin (10/4).

Moeldoko dalam sambutannya mengatakan, kehadiran HKTI harus memberikan harapan baru bagi masyarakat maupun bagi pemerintah. Selain itu HKTI juga akan bekerja sama dengan pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

Untuk mewujudkan visi kedaulatan pangan tersebut, Moeldoko mendorong petani untuk menggunakan bibit N70 D saat menanam padi. Pasalnya, kata Moeldoko, bibit padi N70 D hanya memerlukan 70 hari panen dengan hasil maksimum. 


Soal Impor Produk Pangan, HKTI: Bisa Mati Petani Kita!

"Saya juga mengharapkan perlunya dibuat kawasan agro industri modern," kata Moeldoko saat memberi sambutan di Balai Kartini, Senin (10/4).

Sementara itu, Menteri Pertanian, Amran Sulaeman mewakili Presiden RI, mengatakan bahwa pemerintah sudah menyiapkan lahan 100.000 hektar dalam rangka penggunaan bibit N70 D.

Mentan juga memaparkan peningkatan produksi pangan yang naik secara tajam. 

"Capaian selama 2 tahun, padi yang awalnya produksi sebesar 70,8 juta ton 2014 saat ini menjadi 79,1 juta ton. Jagung menjadi 23,2 juta ton dari 19,0 juta ton. Bawang meningkat menjadi 1,3 juta ton dari 1,2 juta ton. Sedangkan cabai mencapai 1.928 juta ton dari 1.915 juta ton," kata Mentan.

HKTI: Miris dan Memalukan, Indonesia Masih Impor Singkong

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan