logo


KKP dan FAO Sepakat Kembangkan Pakan Mandiri

Slamet mengatakan, dalam kerja sama ini FAO sepakat mengalokasikan bantuan untuk proyek pakan mandiri senilai Rp 3,25 miliar.

8 April 2017 08:30 WIB

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto dan Kepala Regional FAO- Asia Pasifik. Prof Weimin Miao
Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto dan Kepala Regional FAO- Asia Pasifik. Prof Weimin Miao ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggandeng Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (Food and Agriculture Organization/FAO) untuk mengembangkan pakan mandiri, untuk sektor perikanan di Indonesia.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto, mengatakan, dalam kerja sama ini FAO sepakat mengalokasikan bantuan untuk proyek pakan mandiri senilai Rp 3,25 miliar.

Menurut Slamet, terdapat empat fokus dalam kerja sama ini yakni pertama penyediaan informasi dasar terkait ketersediaan suplai bahan baku, kebutuhan nutrisi, jenis, dan formulasi pakan khususnya untuk pakan ikan patin di Indonesia. Kedua, pemanfaatan varian bahan baku pakan ikan lokal yang potensial dimanfaatkan.


FAO: Budidaya Minapadi Berikan Triple Win!

"Ketiga, perbaikan formulasi dan kualitas pakan ikan yang diproduksi kelompok Gerpari. Keempat, optimalisasi strategi farm feed management," beber Slamet dalam keterangan resminya kepada Jitunews.com, Jumat (7/4).

Slamet menuturkan, untuk tahap awal kerja sama ini akan dilakukan percontohan pembuatan pakan mandiri dan percontohan penggunaan pakan mandiri disertai dengan cara pemberian pakan yang baik

"Percontohan ini akan dilakukan dengan cara melibatkan 30-40 orang pembudidaya dengan mekanisme cost sharing, dan diharapkan akan menjadi model rujukan bagi pengelolaan pakan mandiri di berbagai daerah di Indonesia," tukasnya.

Sementara itu, Kepala Regional FAO Asia Pasifik, Weimin Miao, mengapresiasi KKP karena memperhatikan isu penting dan strategis dalam mata rantai produksi budidaya yaitu terkait pakan.

Miao mengatakan, bersama KKP, pihaknya akan memonitor implementasi pengembangan pakan mandiri di Indonesia.

"FAO mendukung penuh usaha pemerintah Indonesia dalam mencapai kemandirian pakan, sehingga, keberhasilan pengembangan pakan mandiri di Indonesia dapat menjadi rujukan tersendiri di level Asia Pasifik, terlebih saat ini Indonesa menjadi negara pertama di dunia yang memberikan perhatian terhadap kemandirian pakan ikan yang dilaksanakan masyarakat," pungkas Miao.

 

Cegah Flu Burung, Kementan dan FAO Tingkatkan Langkah Pengawasan

Halaman: 
Penulis : Riana