logo


Berhasil Kumpulkan Rp27,1miliar, Patungan Rakyat Ahok-Djarot Ditutup Hari Ini

Patungan yang dimulai sejak 7 Maret-6 April 2017 itu telah berhasil mengumpulkan dana dari 3.613 donatur.

6 April 2017 18:42 WIB

Konferensi pers dana kampanye putaran kedua Ahok-Djarot di Jakarta, Kamis (6/4/2017).
Konferensi pers dana kampanye putaran kedua Ahok-Djarot di Jakarta, Kamis (6/4/2017). Jitunews/Citra Fitri Mardiana

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Patungan Rakyat untuk mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Syaiful Hidayat akhirnya resmi ditutup hari ini, Kamis (6/4/2017) usai mengantongi dana sebesar Rp27,1miliar.

Patungan yang dimulai sejak 7 Maret-6 April 2017 itu telah berhasil mengumpulkan dana dari 3.613 donatur. Mayoritas penyumbang yang melakukan patungan via online lewat www.ahokdjarot.id sekitar 2.763 donatur dengan total dana sebesar Rp2,8miliar. Sementara sumbangan yang diperoleh melalui setoran tunai Bank BCA sebesar Rp24,1miliar.

"Dari patungan yang masuk, mayoritas individu menyumbang dengan rata-rata Rp100ribu," ungkap Wakil Bendahara Tim Pemenangan Ahok-Djarot Joice Triatman, Kamis (6/4).

Sebelumnya, aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menyebut pasangan calon hanya boleh mengumpulkan dana maksimal Rp34,56miliar. Meski masih jauh dari batas yang dibolehkan, tim pemenangan Ahok-Djarot sengaja menutup pengumpulan dana patungan mengingat pihaknya hanya menargetkan dana sebanyak Rp25miliar.

Kendati demikian, pengumpulan dana patungan hingga kini masih menyisakan persoalan. Pasalnya dari 3.613 donatur yang tercatat masuk dalam daftar penyumbang, masih ada sekitar 40% tau 1.437 formulir yang belum mengembalikan Surat Pernyataan Penyumbang disertai nomor KTP dan NPWP.

"Kami ingin peringatkanx ada 40% yang formulirnya belum kami terima. Tapi mereka sudah kami telepon agar formulirnya segera dikirim tapi ada juga yang belum. Karena ditutup belum berarti selesai, masih harus menyerahkan formulir," jelasnya.

Tim Kuasa Hukum Ahok-Djarot Laporkan Anies Baswedan ke Polda Metro Jaya

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Marselinus Gunas