logo


KPU DKI Jakarta Berencana Selenggarakan Rekapitulasi DPT Putaran Kedua

Selain adanya data ganda, pengurangan DPT juga disebabkan oleh penghapusan data yang tidak memenuhi syarat.

6 April 2017 12:25 WIB

Ilustrasi, KPU DKI Jakarta.
Ilustrasi, KPU DKI Jakarta. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta berencana akan melakukan rekapitulasi data Daftar Pemilih Tetap (DPT) putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017 malam ini.

"KPU provinsi akan lakukan rekapitulasi DPT di hotel Bidakara pukul 19.00 WIB, nanti akan ada kepastiannya, berapa sesungguhnya DPT Pilgub putaran kedua tanggal 19 April," ujar Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah DKI Jakarta, Sidik, Kamis (6/4/2017).

DPT tingkat Kabupaten Kota telah ditetapkan pada hari Selasa, tanggal 4 April 2017 malam. Sementara itu, mayoritas jumlah DPT yang ditetapkan KPU kabupaten atau kota berkurang dibandingkan daftar pemilih sementara (DPS) yang ditetapkan pada tanggal 19 Maret 2017. DPT yang mengalami penambahan hanya di wilayah Jakarta Utara.


Bawaslu DKI Ingin Timses Ahok-Djarot Transparan

Dari hasil rapat pleno tingkat kota/kabupaten, pengurangan jumlah DPT pada putaran kedua sebanyak 7.218.253, sedangkan DPS putaran kedua diperkirakan sekitar 7.264.749.

"Diperkirakan, DPT putaran kedua versi kota atau kabupaten berkurang 46.496," kata Sidik.

Lebih lanjut Sidik menuturkan jumlah DPT yang berkurang dipicu oleh data ganda sehingga KPU segera melakukan pembenahan terhadap kekeliruan tersebut.

"Waktu DPS memang banyak hal yang sedang kami perbaiki, misalnya kegandaan. Kami hapus kalau pemilihnya tercatat dua kali di DPS, kami lakukan penghapusan. Di luar itu, kami dapatkan angka pemilih tidak memenuhi syarat karena meninggal dunia, angkanya tidak jauh beda dengan pemilih pemula sekitar 20.000-an," terang Sidik.

Selain adanya data ganda, pengurangan DPT juga disebabkan oleh penghapusan data yang tidak memenuhi syarat misalnya lantaran pindah dari wilayah DKI Jakarta.

"Angkanya tinggi, itulah saya kira yang memiliki pengaruh di luar pemilih yang tidak memenuhi syarat," jelasnya.

Pemprov DKI Jakarta Memebentuk Satuan Tugas yang Dijuluki 'Pasukan Putih', Apa Tugasnya?

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Nugrahenny Putri Untari