logo


Mengejutkan, Harta Haikal 'si bocah' Hacker Bikin Publik Heran

Remaja yang meretas situs jual beli tiket online ini mempunyai saldo rekening dengan jumlah yang fantastis

6 April 2017 11:18 WIB

Sultan Haikal.
Sultan Haikal. Dok. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kelompok remaja peretas situs jual beli online pimpinan Haikal (19) diduga melakukan tindak pencucian uang.

Penyidik Bareskrim Polri mulai melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap aset yang dimiliki oleh kelompok ini. Pihak situs jual beli onlline mengaku diretas sejak tanggal 11 hingga 26 oktober 2016 silam dan mengalami kerugian sebesar Rp 4 Milliar.

Sedangkan pihak Citilink mengaku rugi hingga Rp 2 Milliar. Hal itu dibenarkan oleh Kanit III Kasubdit Direktorat tindak pidana siber Bareskrim Polri, AKBP Idam Wasiadi.


Tak Hanya Pulihkan Sistem Kelistrikan, PLN Serahkan Bantuan untuk Siswa Terdampak Banjir

"Sejauh ini belum ada tersangka lain, yang paling pokok pelakunya sudah ada di sini," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga masih melakukan Aset Tracking untuk menyelidiki harta yang dimiliki oleh kelompok Haikal.

" Mereka kenakan Tindak Pidana Pencucian Uang," lanjutnya.

Idam mengatakan, hingga saat ini aset yang sudah berhasil disita adalah Rumah milik tersangka MKU sebagai anak buah Haikal, satu unit sepeda motor, serta uang senilai Rp 212 juta. Namun demikian Haikal mengaku hanya mempunyai harta yang sedikit dari hasil kejahatannya itu.

"Dia ngakunya kebagian sedikit, kalau yang beli rumah itu tersangka MKU," jelas Idam.

Sepanjang 2019, Kominfo Terima Aduan 430 Ribu Konten Negatif

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari