logo


Ahok Sebut KJP Plus Berpotensi Bikin Anak Putus Sekolah

Menurut Ahok, program KJP Plus milik Anies yang justru membagikan bantuan kepada seluruh pelajar justru tidak mendidik.

5 April 2017 16:21 WIB

Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat blusukan di Kelurahan Gandaria Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (5/4).
Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat blusukan di Kelurahan Gandaria Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (5/4). Jitunews/Citra Fitri Mardiana

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menjelaskan perbedaan konsep Kartu Jakarta Pintar (KJP) versinya dengan KJP Plus versi pesaingnya, Anies Rasyid Baswedan.

Ahok menuturkan, dengan konsep KJP yang dirancangnya sejak 2012, dirinya tidak hanya memberikan bantuan tapi juga sekaligus memberi nilai edukasi kepada masyarakat.

"Yang membedakan kita dan mereka, kita mau dorong anak biar mau sekolah. Kalau (KJP) dia kan anak ga sekolah dikasih (bantuan) juga," ungkap Ahok saat melakukan blusukan di Kelurahan Gandaria Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (5/4).


Bangga Anaknya Masuk UI, Ahok: Nicholas Gak Pake KJP

Menurut Ahok, program KJP Plus milik Anies yang justru membagikan bantuan kepada seluruh pelajar justru tidak mendidik. Lantaran bantuan tersebut dapat berpotensi membuat pelajar putus sekolah.

"Ga boleh dong, justru anak harus sekolah supaya dapet, supaya anak itu terdorong mau sekolah," ujar Ahok.

Seperti diketahui, setiap pelajar SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi, pemegang KJP berhak mendapat bantuan per bulan dari mulai Rp100 ribu sampai Rp600 ribu/bulan.

"Lo kalau mau kerja, mau lenggang, bisnis 80-20 aja. Jangan buat anak usia sekolah, putus sekolah karena dapat duit. Itu yang waktu debat aku ngomong, kalau gratis Transjakarta, bus sekolah otomatis. Itu tuh ATM bisa tiket segala macem," ujarnya.

Kerap Diberi Harga Mahal, Warga Pemegang KJP Protes

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Nugrahenny Putri Untari