logo


Mendag: Penetapan Harga Acuan Tak Akan Rugikan Pedagang

Keuntungan yang selama ini dinikmati oleh para pedagang di pasar retail modern hanya akan berkurang sedikit.

5 April 2017 13:48 WIB

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Jitunews/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita, mengatakan penetapan harga acuan untuk tiga komoditas utama: gula Rp12.500, minyak goreng curah Rp11.000, dan daging sapi beku Rp80.000 sama sekali tidak bermaksud membuat pedagang rugi.

"Kami tau dengan pasti bahwa keuntungan yang diterima oleh pedagang di retail modern untuk ketiga komoditas ini cukup tinggi, jadi tidak ada alasan bahwa pedagang rugi," demikian kata Enggartiasto di Jakarta, Rabu (5/4/2017).

Dengan adanya penetapan harga acuan tersebut, lanjut Enggartiasto, keuntungan cukup besar yang selama ini dinikmati oleh para pedagang di pasar retail modern sedikit berkurang.


Potong Rantai Pemasaran, Gula Rafinasi Diperdagangkan di Pasar Lelang Komoditas

"Bukan sama sekali mereka tidak ada untung, mereka tetap untung tetapi sedikit berkurang," katanya lagi.

Ia menegaskan pihaknya mengawasi dengan serius setiap pasar retail modern yang ada, untuk gula tidak boleh jual di atas harga yang di tetapkan, yakni Rp12.500. "Kalau mau jual di bawah harga itu boleh-boleh saja," ujarnya.

Menurut Enggar, adanya penetapan harga acuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan keadilan sosial dan keadilan ekonomi bagi masyarakat luas. Dalam persaingan ekonomi, keuntungan yang berlebih tidak dibolehkan. "Harus ada keseimbangan harga, maka ditetapkan harga acuan," tukasnya.

Pemerintah Tetapkan Harga Acuan Ayam, Peternak : Percuma, Tidak Efektif

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Nugrahenny Putri Untari