logo


Presiden Jokowi Minta Kemendag Kendalikan Harga Pangan Menjelang Ramadhan

Presiden secara tegas meminta pemerintah khususnya Mendag untuk mengendalikan harga pangan dan Mentan menjaga ketersediaan stok pangan.

5 April 2017 12:05 WIB

Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (4/4).
Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (4/4). Biro Pers Setpres

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas, Selasa (4/4) meminta semua kementerian terkait untuk menjaga ketersediaan pasokan dan mengendalikan harga pangan terutama menjelang bulan Ramadhan dan idul fitri.

Presiden secara tegas meminta pemerintah khususnya Mendag untuk mengendalikan harga pangan dan Mentan menjaga ketersediaan stok pangan.

“Sisi produksi harus terus ditingkatkan terutama mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri,” demikian kata Presiden.


HIPMI: Kebijakan Jokowi, Revolusioner

Ia juga meminta agar kondisi harga pangan tetap dijaga, sehingga tidak memberatkan para konsumen. Menindaklanjuti permintaan dari Presiden Kemendag kemudian mengambil sejumlah langkah strategis.

“Strategi yang kita lakukan saat ini adalah, kita lakukan pendekatan dan pembicaraan dengan produsen, kita bicara dengan distributor, kita bicara juga dengan retailer sebagai price leader, untuk bersama-sama menjaga kondisi harga pangan,” kata Mendag Enggartiasto Lukita.

Dari hasil pembicaraan tersebut kemudian telah disepakati adanya acuan harga untuk sejumlah komoditas di pasar ritel moderen, Gula Rp 12,500/kg, Minyak Goreng curah Rp 11.000/kg dan Daging Sapi Beku Rp 80.000/kg.

“Kita sudah menyepakati ini dan mereka siap menjual dengan harga yang ditentukan,” demikian tukas Mendag.

Harga acuan yang ditetapkan pemerintah tersebut akan mulai berlaku pada 10 April 2017.

Eko Sulistyo, Sang Juru Taktik Komunikasi Politik Jokowi

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Vicky Anggriawan