logo


Polisi Bakal Periksa Tommy Soeharto Terkait Kasus Makar, 'Orang Dekat' Bersuara

Polisi berencana mengklarifikasi informasi itu kepada Tommy yang terindikasi berhubungan dengan salah satu tersangka upaya makar Firza Husein

5 April 2017 06:30 WIB

Tommy Soeharto
Tommy Soeharto Tirto.ID

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Penyidik Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap putra mantan Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto, untuk menelusuri dugaan aliran dana terkait upaya makar.

"Kita akan cek apa ada aliran dana dari TS (Tommy Soeharto) ke SCC (Solidaritas Sahabat Cendana)," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, di Jakarta, Selasa (4/4), seperti diwartakan Antara.

Meski begitu, Argo belum dapat memastikan informasi aliran dana Tommy Soeharto itu karena polisi harus mengkonfirmasi. Ia menuturkan penyidik kepolisian akan mengagendakan kembali jadwal pemeriksaan Tommy karena tidak memenuhi pemanggilan pertama.


Tommy Bikin Partai Beringin Karya, Titiek Soeharto Angkat Suara

Sebelumnya, polisi menjadwalkan pemeriksaan Tommy sebagai saksi namun tidak memenuhi panggilan pada Jumat (31/3). Pemeriksaan Tommy tersebut diduga terkait aliran dana aksi untuk pemufakatan jahat atau upaya makar terhadap pemerintah yang sah.

Polisi berencana mengklarifikasi informasi itu kepada Tommy yang terindikasi berhubungan dengan salah satu tersangka upaya makar Firza Husein. Penyidik menetapkan tersangka terhadap Firza Husein diduga berperan sebagai pengumpul dana untuk kegiatan yang terindikasi terkait upaya pemufakatan jahat.

Sebelumnya, menyusul penangkapan terhadap sejumlah aktivis pada subuh 2 Desember 2016 lalu, Tommy juga membantah dirinya telah mendanai dugaan rencana makar. 

Melalui pengacaranya, Agus Widjajanto, pada Kamis (15/12) silam, Tommy menyampaikan bahwa berita di media sosial yang menyebutkan ada bagan struktur yang seolah-olah dirinya mendanai gerakan makar sama sekali tidak benar.

"Pak Tommy dituduh sebagai pendana gerakan makar oleh pihak yang sekarang telah diproses oleh pihak kepolisian, termasuk saudari Firza Husein yang mengatasnamakan solidaritas Keluarga Cendana. Pak Tommy tidak tahu-menahu atas aktivitas mereka," papar Widjajanto.

Kemudian, Ketua DPP Partai Berkarya, Nurul Candrasari, juga mengatakan pihak kepolisian harus membuktikan jika Tommy diduga menjadi pendana kasus perbuatan makar dengan tersangka Firza Husein. 

"Saya tidak pernah memiliki data, jadi tidak tahu. Maaf, buat saya kalau Pak TS (Tommy Soeharto) tidak mungkin ada maksud seperti itu. Seandainya ada tuduhan seperti itu, coba pembuktiannya bagaimana. Saya tanya balik begitu. Kalau misalnya ada tuduhan aliran dana, tolong dicatat ada buktinya tidak? Kan kita tidak bisa katanya," kata Nurul, dikutip dari inilahcom, Sabtu (1/4) lalu.

Tommy Soeharto dan Habib Rizieq Diimbau Buat Laporan ke Polisi, Kenapa?

Halaman: 
Penulis : Riana