logo


BPS Sebut Harga Cabai Rawit Merah Mengalami Penurunan yang Cukup Tajam

Komoditas hortikultura seperti cabai rawit dan cabai merah mengalami penurunan harga jual yang cukup tajam.

4 April 2017 13:41 WIB

Cabai merah.
Cabai merah. JITUNEWS/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan adanya penurunan Nilai Tukar Petani (NTP) dikarenakan terjadi penurunan harga yang diterima petani lebih besar dibandingkan penurunan indeks harga yang dibayar.

Kepala BPS, Suhariyanto, dalam rilis terkait dengan Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP), Senin (3/4/2017) menyebutkan komoditas hortikultura seperti cabai rawit dan cabai merah mengalami penurunan harga jual yang cukup tajam.

"Penurunan harga cabai rawit merah cukup tajam, bila dibandingkan harga pada bulan sebelumnya," kata Suhariyanto.


Kunci Sukses Pertanian Organik: Aerasi yang Baik

Lebih lanjut, ia mengatakan komoditas lain yang mengalami penurunan harga di sektor pertanian adalah sektor tanaman pangan khususnya palawija terjadi pada komoditas jagung dan ubi jalar, hortikultura seperti cabai rawit dan cabai merah, tanaman perkebunan rakyat terjadi pada komoditas karet dan kakao, dan subsektor peternakan pada khususnya kambing dan telur ayam ras.

Selain itu, ia juga menyebutkan di subsektor perikanan juga mengalami penurunan NTP khususnya komoditas udang dan ikan cakalang. Kenaikan NTP hanya untuk budidaya ikan.

"Kenaikan NTP untuk subsektor budidaya ikan terjadi terutama karena adanya kenaikan harga jual komoditas perikanan air payau seperti bandeng dan nila," tukasnya.

Kerja Keras Mulyono 'Perjuangkan' Pertanian Organik Kini Berbuah Manis

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Nugrahenny Putri Untari