logo


Ini Jawaban Polisi Soal Dugaan Adanya Rekayasa dalam Penangkapan Tersangka Makar

Polisi menangkap al Khaththath dan empat orang lainnya pada Jumat 31 Maret 2017 tepat menjelang aksi damai 313.

2 April 2017 15:45 WIB

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Rikwanto.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Rikwanto. Is

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Penangkapan terhadap Sekretaris Jenderal Muhammad al Khaththath sebelum aksi bela Islam 313 pada, Jumat (31/3/2017) diduga tidak sesuai prosedur operasional standar penangkapan. Beberapa pihak mencium adanya kepentingan politik dalam penangkapan itu untuk melemahkan aksi 313.

Pihak kepolisian membantah tudingan itu. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi Rikwanto memastikan tidak ada rekayasa atas penangkapan Al Khaththath. Al Khaththath ditangkap karena diduga tengah merencanakan penggulingan pemerintahan (makar) bersama keempat pihak lainnya. Kelimanya merupakan penggerak aksi 313.

"Banyak simpang siur berita-berita di medsos (media sosial), jadi ada penilaian-penilaian beberapa pihak ada kesan ini rekayasa (penangkapan Al Khaththath Cs). Ada saja yang mencuat itu. Ini tidak ya, jadi saya tegaskan tidak ada rekayasa dalam tindakan kepolisian," kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (2/4/2017).

Hal yang sama juga dijelaskan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono. Menurutnya, polisi telah mengantongi dua alat bukti terkait penangkapan al Khaththah serta empat tersangka kasus dugaan makar lainnya.

"Kegiatan ini sudah kita lakukan sesuai dengan prosedur, ada laporan masyarakat, ada penyelidikan. Kita adakan penangkapan minimal dua alat bukti cukup, sudah kita penuhi," ujar Argo.

Polisi menangkap al Khaththath dan empat orang lainnya pada Jumat 31 Maret 2017 tepat menjelang aksi damai 313. Selain al Khaththath, keempat nama itu yakni Zainudin Arsyad, Irwansyah, Dikho Nugraha dan Andre. Kelimanya ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.


Siswa SD Ikut Aksi 313, Zibran : Kita Emang Mau Ikut Bela Agama

Muhammad Syafi'i: Makar Itu Baru Mungkin Terjadi Bila Ada Kekuatan Bersenjata

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas