logo


Cara Ampuh Membuat Betis Jenjang

Betis besar dibedakan menjadi dua yaitu besar karena otot dan besar karena lemak.

4 Desember 2014 08:50 WIB

ISTIMEWA
ISTIMEWA

JITUNEWS.COM - Betis yang jenjang membuat Anda terlihat menarik dan seksi. Siapa yang tak mau! Sayangnya tak semua wanita dikaruniai betis yang jenjang yaitu betis yang panjang dan kecil. Besar dan kecilnya betis ini ditentukan oleh bentuk tubuh dan berat badan. Mereka yang gemuk umumnya juga memiliki betis yang gemuk. Dijelaskan oleh dr. Imam Susanto, SpBP (K), dokter spesialis bedah plastik (konsultan) betis yang proporsional itu relatif, tergantung dengan berat badan seseorang. Sebaiknya mereka yang tubuhnya kurus tidak memiliki betis besar, sementara yang tubuhnya gemuk tidak memiliki betis yang terlalu kecil.
Betis besar dibedakan menjadi dua yaitu besar karena otot dan besar karena lemak. Untuk membedakannya dengan mencubit bagian betis. Jika saat dicubit kulitnya terkena hingga ½ hingga 1 cm maka betis besar karena otot, tetapi jika saat dicubit kulitnya terkena hingga lebih dari 2 cm maka betis besar disebabkan karena lemak yang menumpuk.
    Cara Mengatasi. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengecilkan betis yang besar, antara lain:

1. Akupunktur dan Aktivitas Fisik
Akupunktur menjadi pilihan orang untuk mengecilkan betis dan dianggap cara yang aman. Menurut drg. Sri Murniyati, akupunkturis, akupunktur yang dilakukan secara rutin dan ditambah dengan aktivitas fisik yang disesuaikan dengan usia maka akan membantu mengecilkan dan mengencangkan betis yang besar. Hal tersebut bisa terjadi karena proses menyempurnakan manipulasi lipolisis yang menyebabkan lemak berkurang. Dengan proses tersebut maka otot semakin memadat sehingga lebih kecil.

Di samping akupunktur pada betis, aktivitas fisik yang dianjurkan untuk membantu mengecilkan betis adalah gerakan-gerakan sederhana seperti yoga. Gerakannya dengan mengangkat kaki ke dada, lalu kaki diayun-ayunkan selama beberapa menit. Latihan atau olahraga yang dilakukan disesuaikan dengan usia. Jika usia sudah tua dan olahraga jalan kaki membuatnya cepat lelah maka latihan stretching bisa menjadi pilihan yang terbaik untuk mengecilkan dan mengencangkan betis.

Dengan rutin melakukan akupunktur dan berolahraga selama sebulan, maka hasilnya bisa terlihat yaitu betis akan lebih kecil. Selama menjalani program akupunktur ini maka aktivitas naik turun tangga yang terlalu sering sebaiknya dihindari agar betis tidak menjadi besar. Efek samping yang bisa timbul dengan akupunktur ini adalah kebiruan atau memar pada daerah yang ditusuk jarum. Kebiruan ini bisa hilang dengan obat memar Trombopop.

2. Suntik Botox dan Suntik Racun
Suntik botox adalah menyuntikkan bakteri botulinum toxin (botox) pada bagian-bagian tubuh yang ingin dikencangkan atau kuruskan seperti wajah dan betis. Bakteri ini bekerja dengan cara melemahkan atau menghalangi otot-otot berkontraksi sehingga kulit akan mengencang dan terlihat lebih halus. Ketika disuntikkan dalam dosis kecil maka botox tidak memberikan efek samping. Botox bisa bertahan hingga enam bulan.
Selain botox suntikan lain yang bisa dilakukan adalah suntik racun yaitu disuntikkan alkohol atau fenol pada persarafan otot. Alkohol yang disuntikkan akan membuat otot mengecil karena otot yang tidak berfungsi akan menjadi lemas. Terdapat efek samping dari cara ini yaitu gangguan berjalan ketika disuntikkan racun karena perubahan fungsi otot, tetapi sifatnya sementara.

3. Operasi Buang Otot
Operasi buang otot ataupun tindakan bedah merupakan cara yang ekstrim yang dipilih orang untuk mengecilkan betis. Sesuai namanya dalam operasi ini dilakukan dengan cara membuang atau mengurangi otot atau lemak yang ada di dalam betisnya. Jika betisnya kecil maka akan dimasuki implan ataupun lemak yang berasal dari lemak sendiri. Namun cara ini jarang dipilih oleh orang Indonesia.

 


Merasa Kesepian? Waspada, Risiko Diabetes Tipe 2 Mengintai Anda

Sering Dinilai Buruk, Tidur Larut Malam dan Bangun Siang Punya Manfaat Baik

Halaman: 
Penulis : Hasballah