logo


Kapolri Jenderal Sutarman : Tangkap Pembakar Hutan !

13 Maret 2014 14:18 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepolisian Negara Republik Indonesia ( POLRI ), bersama dengan Kementerian Lingkungan Hidup,akan melakukan tindakan hukum terhadap perusahaan perkebunan yang membakar hutan dan menyebabkan kabut asap yang serius, demikian dilansir dalam laman voanews.com (13/03/2014).

Kepala Polri Jenderal Sutarman menegaskan hari Rabu bahwa polisi akan mengambil tindakan terhadap tiga perusahaan yang dituduh membakar hutan dalam upaya pembukaan lahan mereka .

"Siapa pun yang melakukan kebakaran hutan dan menyebabkan polusi udara akan ditangkap . Ada unsur kesengajaan oleh pelaku,” katanya." Sejauh ini kami telah menemukan bahwa pelakunya berasal dari kedua perusahaan perkebunan dan masyarakat”.

Dia menambahkan saat ini sebanyak 25 orang yang sedang diselidiki. Dia juga menekankan Polri berkomitmen untuk memastikan penegakan bagi siapa saja yang terlibat .

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengkritik soal penanganan kabut yang tidak sepenuhnya diselesaikan. Presiden mengatakan pemerintah harus bersikap tegas dengan siap pun yang diketahui lalai dalam memberikan kontribusi terhadap bencana.

"Sebenarnya, pemerintah, baik pemerintah pusat dan daerah, telah bekerja untuk mengatasi masalah ini, tetapi tidak semua diselesaikan sepenuhnya," kata Presiden."Terus terang, saya akan mengatakan bahwa situasinya masih tidak baik."

Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) mengatakan kebakaran lahan jelas masih umum di pulau Sumatera. Badan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan dalam siaran persnya pada Rabu bahwa pengamatan satelit menunjukkan 145 titik api di Provinsi Riau .

Asap tebal dari kebakaran hutan telah mengurangi pandangan hanya 200 meter di beberapa tempat . Asap juga menyebabkan masalah kualitas udara di negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

 

Harga Daging Ayam dan Telur Tertinggi di Samarinda

Halaman: 
Penulis : Tommy Ismaya, Tommy Ismaya
 
×
×