logo


"DP Nol Persen Menyalahi Aturan BI"

Dalam aturan BI tersebut, tertera pembiayaan yang bisa diberikan bank dalam KPR sebesar 85 persen atau 80 persen

31 Maret 2017 01:16 WIB

Ilustrasi Perumahan KPR
Ilustrasi Perumahan KPR Jitunews/Riana

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), Maryono, mengungkapkan bahwa pengajuan kredit rumah tanpa uang muka (down payment/DP) nol persen, menyalahi aturan Bank Indonesia.

"Di BTN, KPR subsidi uang mukanya satu persen, yang non subsidi antara lima sampai 10 persen. Apakah dimungkinkan DP nol persen? Ini menyangkut ketentuan dari regulator, yaitu Bank Indonesia," tukas Maryono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (30/3).

Dijelaskan Maryono, aturan soal DP sendiri oleh BI telah diatur dalam Peraturan BI (PBI) No 18/16/PBI/2016 tentang Rasio Loan to Value (LTV) untuk Kredit Properti, Rasio Financing to Value (FTV) untuk Pembiayaan Properti, dan Uang Muka untuk Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor yang berlaku sejak 29 Agustus 2016.


2017, BTN Meluncurkan KPR Murah

Menurutnya, dalam aturan BI tersebut, tertera pembiayaan yang bisa diberikan bank dalam KPR sebesar 85 persen atau 80 persen. Artinya, masyarakat harus membayar DP setidaknya sebesar 15 persen dari total pembiayaan yang disalurkan oleh bank.

"BI menetapkan dihitung mulai 15 persen ke atas. Kalau non subsidi itu enggak diperbolehkan oleh BI (DP nol persen). Untuk menunjukan end user KPR itu maka perlu diberikan tanggung jawab uang muka. Maka itu di KPR subsidi kita tetapkan satu persen," tutur Maryono.

Senada dengan Maryono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, juga menegaskan bahwa wacana KPR dengan uang muka nol persen belum bisa diimplementasikan.

"Yang bersubsidi saja ada uang muka satu persen. Jadi kalau nol persen pelanggaran menurut Bank Indonesia (BI)," kata Basuki, seusai peluncuran program KPR BTN Mikro di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, beberapa waktu lalu.

BTN Ingin Ikut "Nimbrung" Masalah “Backlog” Perumahan

Halaman: 
Penulis : Riana