logo


Terkait PHK Freeport, Jonan: Sedikit Sekali

Berdasarkan perincian data dari PTFI tidak seharusnya hal ini menjadi sebuah kekhawatiran.

30 Maret 2017 17:49 WIB

Menteri ESDM Ignasius Jonan.
Menteri ESDM Ignasius Jonan. Esdm.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, mengatakan bahwa Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang telah dikeluarkan dari PT Freeport Indonesia (PTFI) berjumlah 29 orang dinilai sangat sedikit. Menurutnya, hal ini biasa karena bagian dari korporasi.

"Karyawan organik Freeport ada sekitar 12,000 karyawan dari 12,000 itu yang dirumahkan sampai sekarang belum phk itu 522 atas hasil laporan PTFI. Yang di phk sedikit sekali, 29 orang. Ini biasalah bagian dari korporasi, ada yang diberhentikan dan di hire plus minusnya," ujar Jonan di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (30/3).

Menurutnya, berdasarkan perincian data dari PTFI tersebut tidak seharusnya hal ini menjadi sebuah kekhawatiran.


Progress Smelter Freeport Indonesia Capai 3,86%, Akhir Tahun 2022 Selesai

"Pasti yang dirumahkan akan kembali. Kalau di phk besar-besaran ini berarti kalau sampe itu terjadi artinya PTFI menyerah. Dijual 100 persen ke pemerintah atau apa, karena ini mengenai pertambangan bawah tanah ini keahlian yang gak banyak punya. Untuk cari orang ribuan lagi (yang punya skill) butuh waktu," jelasnya.

Jonan melihat dari sisi subkontraktor, yang mana subkontraktor adalah badan usaha sendiri yang melayani PTFI dan lainnya.

"Untuk subkontraktor yang memang agak serius karena yang diberhentikan kerja itu sekitar 11 persen, tapi ini juga kebanyakan bukan tenaga kerja Indonesia yang tinggal di Papua tapi di luar Papua. Dari data yang kita dapat 2.128 di phk. Ini mereka bisa cari pekerjaan yang lain-lain," imbuhnya.

"Jadi kalau saya bisa katakan, mudah-'mudahan nanti dalam waktu dekat Freeport bisa menerima IUPK ini tanpa ada kegaduhan lagi. Pemerintah sendiri tetap firm, harus IUPK, ngga bisa nggak. Rekomendasi ekspor tetap berdasarkan IUPK dan harus mengikuti uu minerba dan juga mengikuti pp 1/2017. Dan prosedur ini wajib," paparnya.

Cari Utangan Buat Bangun Smelter, Freeport: Mungkin Sudah 15 Bank yang Berminat….

Halaman: 
Penulis : Garry Talentedo Kesawa, Syukron Fadillah