logo


Soal Aksi 313, Wakil Ketua MPR: Sah-sah Saja

Menurutnya, demonstrasi adalah hak setiap warga negara, namun demikian dalam menjalankan hak tersebut harus pula menghormati hak warga negara lainnya.

30 Maret 2017 09:48 WIB

EE Mangindaan.
EE Mangindaan. Mpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sejumlah organisasi keagamaan berencana akan menggelar aksi 31 Maret 2017 (aksi 313). Dari berbagai informasi yang viral di media massa dan media sosial, aksi 313 bertujuan meminta Presiden Joko Widodo untuk segera memberhentikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari jabatan Gubernur DKI Jakarta karena menjadi terdakwa kasus dugaan penodaan agama.

Wakil Ketua MPR RI, Evert Ernest Mangindaan mengungkapkan bahwa demonstrasi adalah hak rakyat untuk mengeluarkan pendapat dan dilindungi konstitusi. Selama dilakukan dengan damai dan tidak anarkis tidak menjadi masalah.

"Saya baca di media massa akan ada rencana aksi 313. Saya rasa itu adalah hak sebagai warga negara yang dilindungi UU. Selama aksi dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku, dilakukan dengan damai maka sah-sah saja," ujar Mangindaan melalui siaran pers yang diterima Jitunews.com, Kamis (30/3).


Ahmad Dhani Ingin Ahok Dites Kejiwaannya, Begini Reaksi Netizen

Menurutnya, demonstrasi adalah hak setiap warga negara, namun demikian dalam menjalankan hak tersebut harus pula menghormati hak warga negara lainnya.

"Yang terpenting, harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Saling menghormati dan memahami antara pendemo dan masyarakat umum sangat diharapkan untuk menjaga kebersamaan sebagai sebuah bangsa," tukasnya.

Seperti diketahui, Aksi 313 beberapa hari terakhir ini ramai beredar informasi di media sosial dan di media massa. Demo berjudul aksi 313 itu rencananya diisi dengan salat Jumat di Masjid Istiqlal dan penyampaian tuntutan di depan Istana Negara.

Soal Aksi 313, Djan Faridz: Syukur-syukur ke Kalijodo, Biar Ngelihat Program Pak Ahok

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Vicky Anggriawan