logo


Mengintip Alutsista TNI AU di Lanud Hasanuddin

Di Makassar, rombongan Dispen AU yang dipimpin langsung oleh Kepala Dispen TNI AU, Marsekal Pertama Jemi Trisonjaya, melihat kesiapan tiga satuan, yakni Skadron 11 dan Skadron 5 dan Detasemen Petahanan Udara 472 Sultan Hasanuddin.

30 Maret 2017 09:32 WIB

Prajurit Lanud Hasanuddin membersihkan sampah di area Lanud Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (30/3/2017).
Prajurit Lanud Hasanuddin membersihkan sampah di area Lanud Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (30/3/2017). Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dinas Penerangan Angkatan Udara (Dispen AU) menggelar kegiatan bertajuk Press Tour Media Dirgantara 2017, hari ini Rabu (29/3), ke Makassar, Sulawesi Selatan. Adapun, kegiatan tersebut guna melihat kesiapan alutsista TNI AU di Lanud Hasanuddin.

Di Makassar, rombongan Dispen AU yang dipimpin langsung oleh Kepala Dispen TNI AU, Marsekal Pertama Jemi Trisonjaya, melihat kesiapan tiga satuan, yakni Skadron 11 dan Skadron 5 dan Detasemen Petahanan Udara 472 Sultan Hasanuddin.

Kunjungan pertama Dispen AU tersebut dilakukan di Skadron 11. Rombongan dipandu oleh Mayor Penerbang Setyo Budi. 


Kadispen TNI AU Sebut Aksi Dirgantara Mampu Menarik 80 Ribu Pengunjung

"Di Skadron 11, kita saat ini punya 16 Pesawat Sukhoi," jelas Setyo, Rabu (29/3).

Namun, sambung Setyo, tidak semua Pesawat Sukhoi tersebut ada di Lanud Hasanuddin, melainkan hanya ada 4 pesawat yang berada di Skadron 11 Sultan Hasanuddin. 

Setyo pun mengatakan, kegiatan di Skadron 11 ini sendiri adalah melakukan pengamanan di pulau terluar Indonesia.

Selanjutnya, rombongan menuju ke Skadron 5 Intai Strategis yang dipandu oleh Komandan Skadron Letkol Penerbang Akal Juang. 

"Di Skadron 5 ini kami memiliki tugas untuk pengintaian baik dari udara, laut atau pun darat," kata Juang.

"Skadron 5 Intai Strategis memiliki 4 Pesawat Boeing 737-200 Intai dan 1 CN 235 NP," lanjutnya.

Kemudian, Juang juga mengatakan, setiap pesawat yang ada Skadron 5 dilengkapi radar dan kamera yang mampu mengambil data dari ketinggian 3500 kaki. Saat ini, kata dia, sistem pesawat-pesawat tersebut sedang diperbarui.

Juang lantas menambahkan, untuk pesawat intai strategis saat ini hanya ada di Lanud Hasanuddin.

Terakhir, rombongan menuju ke Detasement Pertahanan Udara Paskhas 472 Sultan Hasanudin. Denhanud 472 ini memiliki beberapa alutsista penunjang, seperti 2 meriam otomatis, pos kmando, truk pengangkut dan sejumlah rudal Chiron buatan Korea Selatan dan QW-3 buatan China.

Sebagai informasi, kegiatan Dispen AU ini dalam rangka bulan Dirgantara TNI Angkatan Udara dan menyongsong Hari Angkatan Udara yang digelar pada 9 April 2017. Puncak acara peringatan Hari Angkatan Udara rencananya dipusatkan di Taxy Way Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta.

TNI AU Ingin Memasyarakatkan Pesona Dirgantara Indonesia

Halaman: 
Penulis : Rezaldy, Riana