logo


ESDM dan 9 Daerah Teken MoU Pendistribusian Gas Bumi

Nota kesepahaman ini dimaksudkan untuk memberikan landasan sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk mendukung kelancaran penyediaan dan pendistribusian gas bumi

29 Maret 2017 19:09 WIB

Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi dan Pemerintah (sembilan) Daerah Kota/Kabupaten saat menandatangani Nota Kesepahaman tentang Penyediaan dan Pendistribusian Gas Bumi melalui Jaringan Gas Bumi untuk rumah.
Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi dan Pemerintah (sembilan) Daerah Kota/Kabupaten saat menandatangani Nota Kesepahaman tentang Penyediaan dan Pendistribusian Gas Bumi melalui Jaringan Gas Bumi untuk rumah. Jitunews.com/Garry

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pada hari ini, Rabu (27/3), Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi dan Pemerintah (sembilan) Daerah Kota/Kabupaten telah menandatangani Nota Kesepahaman tentang Penyediaan dan Pendistribusian Gas Bumi melalui Jaringan Gas Bumi untuk rumah.

Dalam acara tersebut, sembilan daerah kota/kabupaten yang ikut serta adalah Kabupaten Musi Banyuasin, Kota Bandar Lampung, DKI Jakarta, Kota Mojokerto, Kota Pekanbaru, Kabupaten PALI, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Mojokerto, Kota Samarinda, dan Kota Bontang.

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilakukan oleh Direktur Jenderal Migas IGN Wiratmaja Puja. Turut hadir dalam acara ini Inspektur Jenderal Kepala BPH MIGAS, Perwakilan dari PT Pertamina (Persero), Perwakilan dari PT PGN (Persero) Tbk dan seluruh eselon dua dilingkungan Ditjen Migas.

Saat ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral c.q Ditjen Migas telah melaksanakan pembagunan jargas sejak tahun 2009 sampai 2016, dengan jumlah sambungan sebesar 185.991 Sambungan Rumah (SR) di 14 Provinsi meliputi 26 Kabupaten/Kota.

Nota kesepahaman ini dimaksudkan untuk memberikan landasan sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk mendukung kelancaran penyediaan dan pendistribusian gas bumi melalui jaringan gas bumi untuk rumah tangga.

Dan diharapkan kedepannya Pemerintah Daerah dapat membantu pelaksanaan pembangunan dan ikut serta membantu menyelesaikan kendala non teknis yang berpotensi menghambat pembangunan jargas untuk rumah tangga seperti perizinan maupun permasalahan sosial.

Floating Processing Unit Terbesar Diresmikan, Produksi Gas Nasional Diprediksi Meningkat 7%

Halaman: 
Penulis : Garry Talentedo Kesawa, Marselinus Gunas