logo


Jelang Ramadan, Mendag Pastikan Data Stok Daging Sapi

Pihak distributor akan dikenai wajib lapor terkait stok daging yang dimilikinya.

28 Maret 2017 12:36 WIB

Daging sapi beku.
Daging sapi beku. google

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, mengungkapkan selain mencabut izin para importir yang lamban realisasi impor, Kemendag akan mengeluarkan kebijakan yakni Peraturan Menteri Perdagangan mengenai wajib lapor para distributor untuk melaporkan data stok di masing-masing gudang yang dimiliki.

"Kita harus tau berapa ketersediaan stok daging sapi pengusaha di gudang-gudang mereka. Hal ini penting guna mengetahui kepastian ketersediaan stok daging menjelang Ramadan," kata Enggar di Jakarta, Selasa (28/3/2017).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa stok pangan termasuk daging sapi yang ada di gudang distributor tersebut merupakan stok yang setiap saat siap dilemparkan ke pasar untuk menetralkan jika ada penimbunan dan upaya-upaya spekulasi.

"Kita jamin data itu tidak ada kaitannya dengan penimbunan, tetapi kalau mereka menyimpan atau tidak melaporkan, kami temui maka itu patut diduga melakukan penimbunan. Akan tetapi, selama dilaporkan dengan baik, maka kami akan memberikan dukungan," tegasnya.

Enggar menegaskan bahwa dengan adanya langkah cepat pemerintah dalam menjaga ketersediaan pasokan pangan, ketersediaan kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri akan terpenuhi.

Atasi Lonjakan Permintaan Daging, Pemerintah Keukeuh Lakukan Impor

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Nugrahenny Putri Untari