logo


Setelah Tiga Bulan Perbaikan Jembatan Cisomang Aman Dilintasi

Meski begitu, dengan mempertimbangkan keselamatan atau safety factor bisa tercapai, kendaraan dengan beban melebihi standar untuk sementara belum bisa diizinkan untuk melintas.

28 Maret 2017 09:15 WIB

Jumat, 23 Desember 2016 ramai pembicaraan tentang pergeseran Jembatan Cisomang di jalan Tol Purbaleunyi. Meski begitu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan jembatan yang bergeser itu masih aman di lalui oleh kendaraan golongan I.
Jumat, 23 Desember 2016 ramai pembicaraan tentang pergeseran Jembatan Cisomang di jalan Tol Purbaleunyi. Meski begitu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan jembatan yang bergeser itu masih aman di lalui oleh kendaraan golongan I. istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah memastikan bahwa Jembatan Cisomang di ruas tol Purbaleunyi KM 100+700 sudah bisa dilalui segala jenis kendaraan.

Seperti diketahui sebelumnya bahwa Jembatan Cisomang sempat bergerak pada periode Desember 2016. Saat itu diambil kebijakan bahwa kendaraan besar dengan maksimum berat 10 hingga 45 ton sementara waktu tak bisa melintasi Jembatan Cisomang.

Tapi kini, setelah berjalan tiga bulan perbaikan, semua jenis kendaraan termasuk golongan V telah diperbolehkan kembali melintas.


Menteri Basuki Pastikan Dukungan Infrastruktur 5 KSPN Selesai Tahun Ini

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan, penanganan jembatan difokuskan untuk dua hal, yakni menghentikan pergerakan pada pilar-pilar dan mengembalikan kekuatan struktur jembatan.

"Pada saat ini, berdasarkan hasil monitoring secara kontinu terhadap pergerakan dan struktur, semua pilar jembatan telah berada dalam stabilitas yang baik," demikian ucap Menteri Basuki saat memantau perbaikan Jembatan Cisomang, Senin (27/3).

Meski begitu, dengan mempertimbangkan keselamatan atau safety factor bisa tercapai, kendaraan dengan beban melebihi standar untuk sementara belum bisa diizinkan untuk melintas.

Untuk itu, Kementerian PUPR menginstruksikan PT Jasa Marga (Persero) Tbk untuk melakukan empat hal. Pertama, berkoordinasi dengan Korlantas Kepolisian RI, Kementerian Perhubungan, dan pemerintah daerah setempat untuk pembukaan lalu lintas pada 1 April 2017 mendatang yang diawali dengan kegiatan sosialisasi bersama mulai 28 Maret 2017 hingga 31 Maret 2017.

Kedua, melakukan pengawasan secara terus menerus terhadap struktur, tanah atau lereng, sungai dan fondasi Jembatan Cisomang.

Selain itu juga melaksanakan penyempurnaan pekerjaan penanganan permanen hingga lalu lintas dapat beroperasi secara normal, selambat-lambatnya hingga 30 September 2017 mendatang.

Ketiga, menyiapkan metode yang efektif guna menyaring dan menyeleksi kendaraan non-Golongan I dengan muatan berlebih (overload) yang akan melintasi Jembatan Cisomang.

"Terakhir menyiapkan SOP bila sesudah pembukaan lalu lintas terjadi hal-hal yang dianggap akan membahayakan keselamatan publik sebagai pengguna jalan dan jembatan," pungkas Basuki.

Kementerian PUPR Rehabilitasi 35 Sekolah dan Madrasah di Bengkulu

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah