logo


Kasus Narkoba Ridho, Sandiaga Mengaku Prihatin

Bagi Sandi pengentasan kebodohan dan kemiskinan dipercaya mampu menjawab problem tersebut.

26 Maret 2017 05:00 WIB

Sandiaga Uno saat memberikan keterangan pers, Rabu (15/2/2017)
Sandiaga Uno saat memberikan keterangan pers, Rabu (15/2/2017) Dok. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiga Uno memiliki pandangannya sendiri tentang tertangkapnya Ridho Rhoma oleh kepolisian lantaran narkoba. Bagi Sandi, Ridho adalah contoh korban akibat dari pergaulan. Ia pun merasa prihatin atas hal tersebut.

"Saya yakin Mas Ridho bisa direhabilitasi karena beliau korban, bukan pengedar, justru korban yang mungkin gaya hidup yang ada di sekelilingnya, terperosok di kasus ini, saya doakan badainya segera berlalu dan Mas Ridho pulih," demikian ucapnya dalam sebuah kunjungan di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (25/3).

Narkoba menurut Sandi merupakan salah satu penyakit ibu kota yang harus dipecahkan. Saking seriusnya masalah narkoba, bagi Sandi pengentasan kebodohan dan kemiskinan dipercaya mampu menjawab problem tersebut.


Jadi Tersangka, Ridho Rhoma Belum Dikunjungi Keluarga

"Ini menunjukkan bahwa Jakarta betul-betul darurat narkoba dan ini bisa menerpa siapa pun juga mau itu adalah seorang yang sangat terkenal. Saya juga ada beberapa anggota keluarga yang terterpa narkoba," kata Sandi melanjutkan.

Sandi berharap, kelak suatu masa akan hadir, yang mana generasi penerus, khususnya kaum muda Jakarta benar-benar terbebas dari narkoba.

"Dan ini menunjukkan kita harus berperang secara all out untuk memastikan masa depan anak-anak kita dan masa depan generasi muda Jakarta itu bersih
dari narkoba," ungkap Sandiaga.

Galau, Camel Petir Tak Diizinkan Jenguk Rhido Rhoma di Polres

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah