logo


Jonan Sebut Ada 2.500 Desa yang Belum Dialiri Listrik

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan, menyebut bahwa saat ini masih ada 2.500 desa yang masih belum dialiri listrik.

24 Maret 2017 15:52 WIB

Menteri ESDM, Ignasius Jonan saat membuka dialog Economic Challanges, di The Energy Building, SCBD, Jakarta, Jumat (24/3).
Menteri ESDM, Ignasius Jonan saat membuka dialog Economic Challanges, di The Energy Building, SCBD, Jakarta, Jumat (24/3). Jitunews/Garry Talentedo Kesawa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan, menyebut bahwa saat ini masih ada 2.500 desa yang masih belum dialiri listrik.

"Ringkasnya begini, ada 2.500 desa lebih yang sampai saat ini tidak ada listriknya sama sekali. Kira-kira totalnya hampir 400.000 kepala keluarga di sana. Kalau satu rumah itu 4 orang, satu desa kurang lebih 1,6 juta orang. Ditambah lagi hampir 10.000 desa yang penyaluran listriknya itu alakadarnya. Ini yang sedang kita kejar," ujar Jonan saat membuka dialog Economic Challanges, di The Energy Building, SCBD, Jakarta, Jumat (24/3).

Untuk diketahui, pemerintah saat ini tengah gencar untuk menyediakan listrik yang terjangkau bagi masyarakat kurang mampu. Adapula kebijakan ini sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi yang menginginkan harga listrik tetap terjaga. Hal ini dilakukan supaya kondisi perekonomian stabil dan berkeadilan.


ESDM Gandeng BNPT Lawan Terorisme

"April sampai Juni, tarif listrik tidak naik. Dari situ kita akan coba makin lama listriknya makin terjangkau. Kita coba adil," paparnya.

Jonan menambahkan, bentuk yang akan diterapkan berupa Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) yang dekat dengan sumur di wilayah sumber gas dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang dekat dengan mulut tambang, di wilayah tambang batubara.

"Pertama itu gas harus buat di mulut sumur, kedua kalau ada tambang batubara harus bangun di mulut tambang, kecuali enggak punya ya tidak apa-apa," terangnya.

ESDM Gandeng DPR Laksanakan Pembinaan dan Pengawasan di 20 Wilayah

Halaman: 
Penulis : Garry Talentedo Kesawa, Vicky Anggriawan