logo


Dinas Pertanian Semarang Canangkan Program Sapi Wajib Bunting

Program sapi indukan wajib bunting ini di realisasikan untuk memenuhi kebutuhan pasokan daging sapi

23 Maret 2017 16:19 WIB

Sejumlah sapi yang berada di tempat penampungan sapi milik UPTD-RPH Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkot Depok.
Sejumlah sapi yang berada di tempat penampungan sapi milik UPTD-RPH Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkot Depok. Jitunews/Latiko A.D

SEMARANG, JITUNEWS.COM - Dinas Pertanian Kota Semarang mencanangkan program sapi indukan wajib bunting untuk para peternak guna memenuhi pasokan daging sapi di Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Wahyu Permata Rusdianta saat melaunching programnya di kawasan Gunung Pati, Semarang bersama dengan kelompok Tani Pangudi Mulyo.

Pihaknya juga menargetkan selama tahun 2017 ini ada sekitar 1500 ekor sapi betina yang wajib bunting. Hingga saat ini baru ada 188 ekor yang sudah bunting.


Usaha Peternakan Sapi Perah Berada Pada Kondisi ‘Hidup Enggan Mati Tak Mau’

"Saat ini baru sekitar 188 ekor sapi betina yang sudah dipastikan bunting dan akan terus kita tambah," ujarnya.

Dalam program ini, sapi indukan akan mengalami inseminasi buatan serta pemerintah membantu 1500 akseptor beserta tenaga ahli inseminator. Pemerintah pusat juga memberikan asuransi sebesar Rp 200.000 per ekor per tahun untuk peternak.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengungkapkan bahwa persediaan daging lokal di kawasan itu perlu ditingkatkan. Pasalnya konsumsi daging sapi di Semarang meningkat cukup drastis.

"Kami mencoba mendorong peternak sapi untuk mengembangbiakkan ternak lewat upaya khusus sapi indukan wajib bunting," tuturnya

Segarnya Cuan Usaha Susu Kambing, Mahasiswi Ini Membuktikannya!

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari